Maumere-SuaraSikka.com: Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Puskesmas Bola Deddy Benyamin bertemu dengan perwakilan tukang dan buruh, Senin (10/8) siang.
Pertemuan ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan Sikka. Empat orang perwakilan tukang buruh didampingi Pater Vande Raring, seorang Imam pegiat kemanusiaan.
Mestinya pertemuan yang sifatnya mediasi ini, menghadirkan juga Direktur CV Cipta Konstruksi Indah Dominikus Dere Kilok, selaku kontraktor pelaksana. Namun yang bersangkutan tidak bisa hadir karena sedang berada di Lembata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus sebelumnya menyampaikan bahwa Dominikus Dere Kilok belum bisa hadir sekarang karena sedang tidak punya uang. Dia berjanji akan datang ke Maumere pada pertengahan Agustus 2020 untuk menyelesaikan masalah upah buruh.
Pada pertemuan ini, Deddy Benyamin mendengarkan berbagai keluhan dari tukang dan buruh terkait masalah upah sekitar Rp 500 juta yang belum dibayarkan Dominikus Dere Kilok.
Kepada para tukang dan buruh, Deddy Benyamin meminta agar dibuatkan rincian upah yang belum dibayarkan.
“Saya minta rincian upah yang belum dibayar secara detail, sehingga saya bisa fasilitasi ke kontraktor pelaksana,” jelas Deddy Benyamin.
Sebagaimana diberitakan, sekitar 40 orang tukang dan buruh yang terlibat pada pembangunan Puskesmas Bola menuntut kontraktor pelaksana membayar upah mereka kurang lebih Rp 500 juta.
Mereka mengancam akan menyegel Puskesmas Bola jika kontraktor pelaksana tidak segera membayar hak-hak mereka.*** (eny)















