Tiga Minggu Menghilang, Nenek Yosephina Ditemukan Tidak Bernyawa

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga berada di lokasi penemuan kerangka manusia, Kamis (27/8) (foto: istimewa)

Sejumlah warga berada di lokasi penemuan kerangka manusia, Kamis (27/8) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Nenek Yosephina Nona Mia, ditemukan tidak bernyawa di sebuah kebun di Dusun Maget Desa Wolomotong Kecamatan Doreng, Kamis (27/8) pagi. Perempuan berusia 77 tahun ini dikabarkan menghilang sejak 3 minggu lalu.

Kapolsek Bola Ipda Daniel Melky Tunu belum bisa dihubungi. Pesan WhatsApp dari media ini belum dibalas. Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Bola Ardi de Jesus membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya betul penemuan mayat, tapi dalam bentuk kerangka,” jawab Ardi de Jesus melalui pesan WhatsApp, Kamis (27/8).

Informasi yang dihimpun media ini, kerangka manusia ditemukan di Lagotdetut Dusun Maget Desa Wolomotong.

Dari beberapa foto yang diterima media ini, terlihat beberapa potongan kerangka manusia yang terletak di atas selembar kain sarung. Lokasinya di kebun milik seseorang. Sejumlah orang tampak dalam gambar, diperkirakan masyarakat setempat.

Kerangka manusia ini awalnya ditemukan oleh Laurensius Langor yang adalah pemilik kebun. Dia lalu menginformasikan hal ini kepada warga lain bernama Sawerius Geor dan keluarga korban.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Informasi penemuan kerangka manusia ini kemudian dilanjutkan ke Kepala Dusun Maget dan Kapolsek Bola. Polisi pun segera melakukan tindakan olah tempat kejadian perkara.

Diketahui, korban yang sudah berusia dan tengah pikun itu, keluar dari rumah pada Kamis (6/8) sekitar pukul 04.00 Wita. Sejak saat itu korban tidak kembali ke rumah. Keluarga sudah berupaya mencari, namun tidak berhasil menemukan korban, hingga ditemukannya kerangka manusia pagi tadi.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru