Tidak Mau Rapid Test, Seorang Pelajar SMPK Watukrus Bola Memilih ke Lembata

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 88 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yohanes Rafael, guru pada SMPK Watukrus Bola yang tidak mau menjalani raoid test, Sabtu (29/8), karena alasan tidak tepat waktu (foto: istimewa)

Yohanes Rafael, guru pada SMPK Watukrus Bola yang tidak mau menjalani raoid test, Sabtu (29/8), karena alasan tidak tepat waktu (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang pelajar di SMPK Watukrus Bola Kabupaten Sikka tidak mau menjalani rapid test. Dia memilih menuju ke Kabupaten Lembata bersama keluarganya.

Pelajar ini bernama Maria L Burga. Dia diketahui tidak mengikuti rapid test setelah dilakukan absensi ulang dan pembacaan nama pelajar yang akan menjalani rapid test.

Saat petugas Puskesmas Bola membacakan nama pelajar ini, tidak ada respon untuk menyatakan kehadiran. Setelah dicari tahu, ternyata diketahui pelajar ini bersama keluarga telah berangkat menuju Kabupaten Lembata pada Sabtu (29/8) pagi tadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala SMPK Watukrus Bola Agnes Vaniante Silinde kecewa sekali dengan ketidakhadiran salah satu siswinya. Padahal informasi tentang pelaksanaan rapid test sudah disampaikan sejak dua hari lalu.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Agnes Vaniante Silinde bersama petugas Puskesmas Bola meminta bantuan Satgas Covid Sikka agar melakukan koordinasi dengan Satgas Covid Lembata untuk sesegera mungkin menemukan siswi Maria L Burga dan dikembalikan ke Maumere guna menjalani papid test.

Aksi menolak menjalani rapid test, juga dilakukan seorang guru SMPK Watukrus Bola. Guru yang bernama Yohanes Rafael ini memilih pulang ke rumahnya di RT/RW 003/001 Dusun Bola Desa Bola. Padahal saat itu Tim Kesehatan Satgas Covid Sikka sedang bersiap untuk melaksanakan rapid test.

Kepada personil Tagana Maumere, guru ini beralasan waktu pelaksanaan rapid test tidak sesuai jadwal. Dia sudah berada di lokasi sejak pukul 08.30 Wita, tapi kegiatan baru dilaksanakan pukul 13.03 Wita. Dia mengaku dalam kondisi lapar sehingga memilih kembali ke rumah.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Maria L Burga dan Yohanes Rafael, merupakan dua orang yang antara lain melakukan kontak erat dengan Silfridus Jaro, pelajar SMPK Watukrus Bola. Silfridus Jaro sendiri diketahui pernah kontak erat dengan pasien positip corona asal Kabupaten Nagekeo.

Meskipun dua orang ini tidak menjalani rapid test, kegiatan rapid test terhadap 50 pelajar, guru, dan masyarakat, berlangsung tertib dan lancar di rumah Gregorius Yohanes, warga RT/RW 014/001 Dusun Umauta Desa Umauta.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru