BPD Nita Rekomendasi Berhentikan Kepala Desa

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 9 Oktober 2020 - 18:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 53 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BPD Nita Herman Ranu

Ketua BPD Nita Herman Ranu

Maumere-SuaraSikka.com: Buntut kasus dugaan perbuatan amoral Kepala Desa Nita, BPD setempat merekomendasikan Bupati Sikka memberhentikan ABL dari jabatan kepala desa.

Rekomendasi BPD Nita tertuang dalam surat usulan pemberhentian Kepala Desa Nita. Surat tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Jumat (9/10).

Ketua BPD Nita Herman Ranu menjelaskan setelah menerima surat dari BPD Nita, Bupati Sikka langsung membuat disposisi yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pemerintahan Desa Fitrinita Kristiani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi Bupati langsung disposisi. Isinya seperti apa saya juga kurang tahu,” terang Herman Manu kepada media ini di Gedung DPRD Sikka, Jumat (9/10).

Herman Manu bersama 2 anggota BPD berencana bertemu Pimpinan DPRD untuk menyampaikan surat yang sama. Namun mereka tidak sempat bertemu karena Pimpinan tengah menerima massa aksi yang menolak UU Omnibus Law.

Dia menjelaskan bahwa BPD Nita telah menggelar rapat bersama sejumlah elemen masyarakat seperti tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh perempuan pada Rabu (7/10). Sebanyak 46 orang hadir dalam peetemuan tersebut.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Rapat bersama dimaksud untuk membahas dan menindaklanjuti laporan dan pengaduan keluarga VDW atas dugaan perbuatan amoral yang dilakukan ABL terhadap VDW.

Dari pertemuan ini terungkap bahwa pada Minggu (4/10) VDW dan anaknya bersama ABL sedang berada di ruang tunggu keberangkatan Bandara Frans Seda. Ketiga orang ini berencana ke Jakarta.

“Keluarga VDW berhasil membatalkan rencana mereka, lalu VDW dibawa pulang ke rumahnya, sementara ABL melarikan diri,” jelas Herman Ranu.

Selanjutnya, pada pertemuan keluarga di rumahnya, VDW menyampaikan kepada keluarga bahwa dirinya telah hamil, hasil perbuatan bersama ABL.

Terhadap fakta-fakta ini, jelas Herman Ranu, elemen masyarakat yang hadir dalam pertemuan sangat kecewa dan marah.

Forum rapat mendesak BPD Nita dan Lembaga Adat Nita segera menindaklanjuti persoalan ini dengan kewenangan masing-masing guna memulihkan nama baik serta kewibawaan Desa Nita.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Masyarakat yang hadir dalam pertemuan mendesak agar segera menemui Bupati guna melaporkan perbuatan ABL supaya mendapatkan putusan pemberhentian secepatnya sehingga aktvitas pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” jelas Herman Ranu.

Hasil pertemuan BPD Nita dan sejumlah elemen masyarakat ini dibuat dalam berita acara. Ada tiga poin penting dalam berita acara bahwa ABL melakukan perbuatan amoral dengan menghamili stafnya sendiri, mendesak Bupati Sikka memberhentikan ABL, sekaligus menunjuk Penjabat Sementara Kepala Desa Nita.

Hingga saat ini ABL belum bisa dihubungi. Beberapa jam setelah dilaporkan keluarga VDW, kepala desa dua periode ini menulis cuitan melalui akun facebooknya.

“Menunggu kebenaran akan ini terungkap. Antara wayang dan dalang sesungguhnya,” tulis dia, dengan memberi taggar #tetaptegarmenantangbadai.

Sebagaimana diberitakan, keluarga VDW mendatangi Kantor BPD Nita, Senin (5/10) untuk melaporkan dugaan perbuatan amoral ABL yang menghamili VDW, yang adalah tenaga swamedikasi desa (TSD) pada Kantor Desa Nita.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru