Maumere-SuaraSikka.com: Kasus positip corona di Kabupaten Sikka bertambah lagi. Hingga Jumat (4/12), terkonfirmasi 10 positip, dan sebagian besar didiominasi kasus transmisi lokal.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan tambahan 10 positip berasal dari 80 sampel yang diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSU WZ Yohanes Kupang.
“Dari laporan resmi yang kami terima, terdapat 8 positip. Lalu informasi lisan ada lagi tambahan 2 positip. Jadinya semuanya 10 positip, dari 80 sampel yang kita kirim,” jelas Petrus Herlemus melalui WhatssApp, Sabtu (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari tambahan 10 positip, baru 8 positip yang sudah jelas identitasnya. Ada 1 orang pelajar, initial ALS, 18 tahun, yang merupakan pelaku perjalanan dari Denpasar. Diduga gadis ini kontak erat dengan ibu dan adiknya, yang sebelumnya sudah terkonfirmasi positip.
Lalu ada 2 orang karyawan BUMN, masing-masing EABC, 45 tahun, dan YS, 45 tahun. Juga ada KAA, 41 tahun, seorang staf pada sebuah LSM. Tiga orang ini bukan pelaku perjalanan, mereka menjalani rapid test di klinik untuk kepentingan perjalanan ke luar daerah.
Dilihat dari riwayat perjalanan, tiga orang ini disimpulkan transmisi lokal. KAA sering kontak erat dengan rekan-rekan LSM yang datang dari daerah terpapar corona.
Seterusnya, ada 4 orang lagi yang berhubungan erat dengan SH, warga Desa Pemana yang meninggal beberapa waktu lalu. Empat orang ini masih ada hubungan keluarga dengan SH.
Mereka adalah SH 47 tahun dan EI 45 tahun, keduanya merupakan adik kandung dari SH. Lalu SA 33 tahun dan MS 47 tahun, yang merulalan anak dan anak mantu dari SH.
Empat orang ini tidak pernah melakukan perjalanan keluar daerah, sehingga disimpulkan mengalami kasus transmisi lokal.
Petrus Herlemus menambahkan pihaknya masih menunggu identitas 2 orang yang sudah terkonfirmasi positip.
Sementara ini Tim Medis Satgas Covid Sikka sedang menjemput mereka-mereka yang dipastikan positip corona.
MS, salah seorang yang terkonformasi positip, sempat menelepon media ini, dan menyampaikan rasa kecewa atas lambannya informasi terhadap status kesehatannya.
Dia mengaku saat ini sedang berada di Larantuka Kabupaten Flores Timur dalam rangka acara keluarga.*** (eny)















