Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah kasus transmisi lokal positip corona di Kabupaten Sikka terus bertambah. Sementara itu pemerintah daerah setempat hanya sebatas memberikan imbauan waspada.
Dua hal bertolakbelakang ini menjadi perhatian serius Fraksi Partai Nasdem. Fraksi ini merasakan ada keanehan dalam penanganan virus corona.
“Apa langkah konkrit yang harus dilakukan pemerintah untuk membendung dan mengantisipasi bertambahnya transmisi lokal?” tanya Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni, Senin (14/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fraksi Partai Nasdem mengaku miris melihat fenomena kekinian, di mana masyarakat merindukan kesejahteraan dan hidup yang lebih baik di masa pandemi Covid-19, justeru menjadi suram dan semakin tidak jelas.
Yosef Nong Soni menyentil bahwa Kabupaten Sikka mengalokasikan dana yang terbilang paling besar untuk anggaran penanganan Covid-19 di NTT.
Sejatinya, kata dia, realisasi pelaksanaan anggaran Covid-19 harus benar-benar dilakukan dengan hati yang bersih, niat yang tulus, dan jiwa yang mulia.
Dengan demikian, simpulnya, mampu menggambarkan perilaku yang menunjukkan komitmen dan konsistensi keberpihakan terhadap penderitaan masyarakat.
“Jangan sampai, justeru sebaliknya, untuk mendapatkan keuntungan dari alokasi anggaran Covid-19,” sindir dia.
Dia mengatakan tidak sedikit cerita miring yang beredar luas di tengah masyarakat, seputar penanganan terhadap warga yang dikarantina di Gedung SCC beberapa waktu lalu. Dia menyebut antara lain persoalan biaya makan minum.
Yosef Nong Soni, politisi asal Kecamaran Kewapante itu juga menyinggung pembangunan dan pengadaan beberapa fasilitas kesehatan, yang terkesan sangat tidak transparan dan hanya oleh rekanan tertentu melakukan pekerjaan dengan metode penunjukkan langsung.
Fraksi Partai Nasdem mendesak pemerintah untuk melakukan langkah-langkah strategis yang terukur, dalam upaya pencegahan peningkatan transmisi lokal yang semakin mengancam warga masyarakat.*** (eny)















