Isu Miring di Masyarakat, Dinkes dan Rumah Sakit Covid-kan Pasien, Petrus Herlemus: Tidak Benar

0
3012
Isu Miring di Masyarakat, Dinkes dan Rumah Sakit Covid-kan Pasien, Petrus Herlemus: Tidak Benar
Pemakaman pasien positip corona, Rabu (30/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menepis isu miring yang berkembang di tengah masyarakat bahwa Dinas Kesehatan setempat dan RSUD TC Hillers Maumere mengcovidkan pasien.

Dia menegaskan bahwa opini tersebut sengaja dibentuk untuk meresahkan masyarakat.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus

Petrus Herlemus menjelaskan bahwa penanganan Covid-19 dilaksanakan sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease Revisi ke-5 yang diterbitkan Kementerian Kesehatan sejak Juli 2020.

Dengan pedoman tersebut, katanya, Dinas Kesehatan dan RSUD TC Hillers sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, tidak pernah akan main-main dalam penanganan virus corona.

“Kami orang kesehatan tidak mungkin melangkahi apa yang sudah menjadi protokoler kesehatan,” tegas dia kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (30/12).

Dia mengatakan penegakan diagnosa untuk mengetahui seseorang teridentifikasi Covid-19 atau tidak, dilakukan oleh Tim Penanggungjawab Pasien (TPJP). TPJP merupakan orang-orang ahli di bidangnya.

Selain itu, lanjutnya, TPJP didukung oleh pemeriksaan laboratorium yang tidak bisa direkayasa.

“Jadi sangat tidak benar jika ada oknum-oknum yang mengatakan Dineks dan rumah sakit mengcovidkan pasien. Sangat tidak benar itu, tegas dia.

RSUD TC Hillers, tambah dia memiliki Laboratorium TCM untuk memeriksa sampel swab pasien yang dirawat di rumah sakit itu. Sedangkan sampel swab pelaku perjalanan dan kontak erat diperiksa pada Laboratorium PCR di RSU WZ Yohanes Kupang.

“Apa yang diputuskan tim dokter, dan hasil penegakan melalui laboratorium, itu yang kami jalankan,” ujar dia.

Dia menambahkan penanganan Covid-19 merupakan misi kemanusiaan yang diperintahkan langsung Presiden Jokowi.

Dalam melaksanakan misi kemanusiaan, kata dia, pihaknya tidak diajarkan untuk mengcovidkan pasien. Apalagi hanya untuk menghabiskan anggaran sebagaimana pendapat oknum-oknum yang sifatnya provokatif.

Petrus Herlemus mengimbau masyarakat agar lebih berpikir cerdas sehingga tidak mendiskreditkan tugas dan tanggung jawab orang-orang yang terlibat menangani pencegahan penularan virus corona.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini