4 Warga Karantina Kabur, Tim Satgas Covid Jemput Paksa

0
629
4 Warga Karantina Kabur, Tim Satgas Covid Jemput Paksa
Kasat Pol PP dan Damkar Sikka Adeodatus Buang da Cunha sedang negosiasi dengan salah satu warga yang kabur dari lokasi karantina terpusat, Kamis (31/12) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Satgas Covid Sikka, Kamis (31/12), bergerak cepat menuju Kecamatan Hewokloang. Mereka menjemput paksa 4 warga yang kabur dari lokasi karantina terpusat.

Kasat Pol PP dan Damkar Sikka Adeodatus Buang da Cunha bersama aparat TNI-Polri menyusuri alamat 4 warga tersebut. Mereka melaksanakan tugas jemput paksa 4 orang itu, dan membawa kembali ke lokasi karantina terpusat, demi mencegah penularan virus corona.

Beredar sebuah foto yang tersebar di WAG Info Kesehatan, tampak Adeodatus Buang da Cunha sedang berhadapan dengan seorang perempuan. Diduga perempuan ini adalah 1 dari 4 orang yang kabur.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus memastikan 4 orang itu kabur Kamis (31/12) pagi tadi dari lokasi karantina terpusat di eks Rumah Pemulihan Stunting. Lokasi ini terletak di belakang Swalayan Roxy Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur.

Warga yang kabur ini sudah 8 hari menjalani karantina mandiri. Hasil rapid test mereka dinyatakan reaktif. Sampel swab 4 warga ini sudah dikirim untuk diperiksa pada Laboratorium Biomolekuler di RSU WZ Yohanes Kupang.

Sejauh ini belum diketahui apa motif 4 warga ini kabur. Diduga mereka hendak merayakan pergantian tahun bersama keluarga.

Petrus Herlemus belum menginformasikan identitas 4 orang ini. Hanya diketahui semua mereka berdomisili di Desa Hewokloang. Mereka ini menjalani karantina terpusat setelah teridentifikasi pernah kontak erat dengan seorang pengelola sanggar tari yang terkonfirmasi positip corona.

Pengelola sanggar tari itu sendiri telah dipulangkan dan dinyatakan sehat, setelah menjalani isolasi di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.

Hingga kini belum ada informasi lanjut bagaimana upaya yang dilakukan Tim Satgas Covid Sikka terhadap 4 orang tersebut. Petrus Herlemus beralasan tim masih berada di lapangan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini