

Maumere-SuaraSikka.com: Kecamatan Nita di Kabupaten Sikka, akhirnya “pecah telur” juga. Tercatat seorang warga Kecamatan Nita Kabupaten Sikka dengan initial TB, dipastikan terkonfirmasi positip virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ini adalah kasus positip pertama di Kecamatan Nita. Selama ini kasus positip corona tersebar di 12 kecamatan yakni Alok Timur, Talibura, Alok, Doreng, Lela, Waigete, Hewokloang, Alok Barat, Waiblama, Bola, Kangae, dan Kewapante.

Kasus positip pertama di Kecamatan Nita ini terkonfirmasi Kamis (7/1), dua hari yang lalu. Informasi tentang ini baru disampaikan Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Dokter Clara Francis, Sabtu (9/1).
Informasi yang terlambat ini lantaran gonta-ganti Jurubicara Satgas Covid Sikka yang berdampak pada lambannya akses informasi kepada media.
Tambahan 1 kasus yang baru ini, kata Clara Francis, sesuai hasil pemeriksaan TCM pada RSUD TC Hillers Maumere. Dengan demikian secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positip corona di Kabupaten Sikka menjadi 137 kasus.

“Jadi sudah terdata 137 kasus positip, baik dari PCR maupun TCM,” ujar Clara Francis, Sabtu (9/1) di Kantor Dinkes Sikka.
Menjawab wartawan tentang 3 kasus positip corona pada Jumat (8/1), sebagaimana yang beredar pada sejumlah media sosial, Clara Francis menjelaskan pihaknya belum mengetahui karena belum terekam dalam sistem all record Dinas Kesehatan.
“Data yang ada pada sistem kami sampai jam 12.00 Wita, 3 kasus itu belum masuk, jadi saya belum bisa sampaikan,” jelas Clara Francis yang juga adalah Sekretaris Dimas Kesehatan Sikka.

Hingga hari ini, tambah dia, terdapat 18 orang yang sedang menjalani isolasi, yakni 9 di RSUD TC Hillers, 7 di belakang Swalayan Roxy, 1 di Dinkes Sikka, dan 1 di Puskesmas Waipare.
Sementara itu, lanjut dia, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan 180 sampel swab dari 90 orang yang dikirim beberapa waktu lalu ke Laboratorium Biomolekuler RSU WZ Yohanes Kupang.*** (eny)




















