

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 42 tenaga kesehatan dan manajemen di RSUD TC Hillers Maumere menjalani rapid tes antigen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengambilan rapid tes antigen dilaksanakan dua hari berturut-turut, sejak Senin (19/1), berlangsung di Ruang UGD rumah sakit tersebut.

Direktris RSUD TC Hillers Dokter Marietha L. Dua Weni menjelaskan pihaknya akan melakukan rapid tes antigen secara regular kepada 660 tenaga kesehatan dan manajemen di rumah sakit itu.
Ketika dikonfirmasi bahwa pengambilan rapid tes antigen terhadap 42 orang tersebut karena kontak erat dengan seorang tenaga kesehatan yang positip rapid antigen, Direktris RSUD TC Hillers mengarahkan wartawan langsung menanyakan hal ini ke Jurubicara Covid.
“Tentang itu langsung ke Jurubicara (Covid) saja,” terang dia di ruang kerjanya, Selasa (19/1).

Sementara itu Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Dokter Clara Francis yang dihubungi per telepon selular, memastikan belum mendapatkan laporan resmi dari manajemen rumah sakit.
“Belum ada laporan. Nanti saya tanyakan dulu baru informasikan,” jelas Dokter Clara Francis.

Pantauan media ini, seorang petugas medis sedang mengambil rapid antigen dari sejumlah tenaga kesehatan.
Informasi yang dihimpun media ini, rapid tes antigen kemarin diikuti 23 orang, dan hari ini 19 orang. Mereka terdiri dari manajemen, tenaga kesehatan di ruang isolasi, dan tenaga kesehatan di ruangan hemodialisa.
Hasil penelusuran media ini, rapid tes antigen terhadap 42 orang tersebut menyusul seorang tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positip rapid antigen. Mereka yang menjalani rapid tes ini merupakan kontak erat.

Hingga kini belum diketahui informasi hasil rapid tes terhadap 42 orang tersebut.
Seorang pegawai pada manajemen RSUD TC Hillers mengaku dirinya juga menjalani rapid tes antigen pada Senin (18/1). Hasilnya, dia dipastikan negatip rapid antigen.*** (eny)





















