Kasus Pencurian Gading, 4 Terduga Pelaku dan 1 Penadah Diboyong ke Mapolres Flotim

0
1653
Tim Buser Flotim dan Sikka pose bersama para terduga pelaku dan penadah di Mapolres Sikka, Minggu (24/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Buser Polres Flotim bersama Tim Buser Polres Sikka berhasil membongkar sindikat pencurian gading di Kabupaten Sikka. Sebanyak 4 orang terduga pelaku dan 1 penadah, sudah diboyong dari Maumere menuju Mapolres Flotim, Minggu (24/1) siang tadi.

Kanit Buser Flotim Bripka Antonius Amalibu sedang santai di Mapolres Sikka usai mengungkap sindikat pencurian gading

Kanit Buser Flotim Bripka Antonius Amalibu yang ditemui di Mapolres Sikka, Minggu (24/1), memastikan mereka sudah mengamankan 4 orang terduga pelaku dan 1 orang penadah. Masih ada 1 terduga pelaku yang sementara dalam pengejaran.

Dia tidak menyebutkan identitas 5 orang yang sudah mereka amankan. Dia mengaku tidak berwenang memberikan keterangan, dan mengarahkan media ini mengonfirmasi kepada Kapolres Flotim.

“Minta maaf, untuk yang teknis sekali nanti langsung ke Pa Kapolres,” alasan dia.

Dua terduga pelaku digelandang ke mobil untuk dibawa ke Mapolres Flotim, Minggu (24/1)

Lima orang yang diamankan, kata dia, diambil dari tempat berbeda-beda. Salah satunya, tambah dia, yakni seorang terduga pelaku perempuan, diamankan dari Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari.

Antonius Amalibu mengatakan Tim Buser Flotim sebanyak 4 personil turun ke Kabupaten Sikka sejak Kamis (21/1) untuk menelusuri kasus hilangnya 1 batang gading di Riangkoli Desa Sinamalaka Kecamatan Tanjung Bunga.

Gading yang hilang ini, kata dia, milik seorang yang bernama Yosef Koten. Pemilik gading telah melaporkan secara resmi kasus ini ke Mapolres Flotim.

“Dari informasi dan petunjuk, kami menduga kuat terduga pelaku tinggal di wilayah Kabupaten Sikka,” ujar dia.

Tim Buser Flotim kemudian berkoordinasi dengan Reskrim Polres Sikka. Soliditas dan kerja intelijen Tim Buser Flotim dan Sikka di bawah komando KBO Reskrim Polres Sikka Iptu Yohanes Bala, akhirnya berhasil mengamankan 4 terduga pelaku dan 1 penadah.

“Sebagai Ketua Tim dari Flotim saya mengapresiasi kawan-kawan dari Sikka. Kami sangat terbantu dalam mengungkap kasus ini,” ujar dia.

Dia mengatakan 5 orang yang diamankan memiliki peran yang berbeda-beda. Namun berkat kerja keras sejak Kamis (21/1), mereka berhasil mengamankan 5 orang.

Dia tidak menjelaskan lebih detail terkait peran para terduga pelaku. Termasuk bagaimana peran Y, terduga pelaku perempuan yang diamankan dari Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari.

Anggota Tim Buser Flotim

Pantauan media ini di Mapolres Sikka, Minggu (24/1), 4 terduga pelaku dan 1 penadah dititipkan sementara di tahanan Mapolres Sikka.

Setelah penandatanganan berita acara penyerahan, Tim Buser Flotim langsung memboyong 5 orang ini ke Mapolres Flotim.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini