Bongkar Sindikat Pencuri Gading, Buser Flotim Ajak Terduga Pelaku Minum Moke

0
1030
Bongkar Sindikat Pencuri Gading, Buser Flotim Ajak Terduga Pelaku Minum Moke
Botol bekas air mineral berisi moke yang berada di atas meja di Reskrim Polres Sikka, Sabtu (23/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Buser Flotim menggunakan berbagai cara untuk membongkar sindikat pencurian gading di Kabupaten Sikka. Salah satunya yakni dengan mengajak terduga pelaku menenggak minuman keras tradisionil yang populer dengan nama moke.

Datang dari Larantuka, Tim Buser awalnya menyasar dua orang yang diduga kuat terlibat, yakni Y dan MA. Keduanya menjadi target awal untuk mendapatkan informasi.

Dua orang inilah yang terakhir kali melihat langsung gading di rumah Yosef Koten, pemilik gading yang beralamat di Riangkoli Desa Sinamalaka Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur.

Terduga pelaku Y menutup wajah saat digiring ke mobil

Buser Flotim dan Sikka berhasil mengamankan Y dari Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari. Perempuan ini bersikeras tidak tahu menahu tentang hilangnya gading dari rumah Yosef Koten.

Operasi pun dilancarkan ke target berikut yakni MA. Laki-laki ini digelandang ke Mapolres Sikka. Buser Flotim menginterogasi untuk mendapatkan keterangan. MA juga mati-matian mengaku tidak tahu tentang gading yang hilang.

Dua terduga pelaku digelandang ke mobil untuk dibawa ke Mapolres Flotim, Minggu (24/1)

Seorang anggota Buser Flotim meminta kawannya membeli moke. Dia lalu mengajak MA minum cairan beralkohol itu. Anggota Tim Buser yang lain diminta untuk tidak ikut bergabung.

“Saya ajak ngobrol dia dari hati ke hati. Sambil minum moke, saya interogasi kembali. Cukup lama, kurang lebih sudah 4-5 gelas, akhirnya dia mengaku,” cerita lepas anggota Buser Flotim itu kepada media ini, Sabtu (23/1) di Mapolres Sikka.

Setelah mengantongi informasi dari MA, Buser Flotim mengonfirmasi kepada Y. Perempuan ini tidak bisa berkelit lagi. Dia lalu membuka suara, dan menerangkan sejauh mana keterlibatannya, serta hal-hal lain yang dia ketahui.

Dua orang ini langsung diamankan di dalam sel Mapolres Sikka. Tim Buser Flotim dan Sikka kembali bergerak untuk mencari target yang lain berdasarkan informasi dari MA dan Y.

Pengembangan lapangan berlangsung sampai Minggu (24/1) dinihari. Alhasil, kerja intelijen ini, berhasil menciduk lagi 2 terduga pelaku dan 1 penadah. Barang bukti berup 1 batang gading yang masih utuh, berhasil diamankan.

Kanit Buser Flotim (topi putih) santai bersama anggota Buser usai pengungkapan kasus gading hilang, Minggu (24/1)

Kanit Buser Flotim Bripka Antonius Amalibu yang dikonfirmasi di Mapolres Sikka, Minggu (24/1), memastikan pihaknya telah mengamankan 5 orang yang diduga terlibat kasus hilangnya gading.

“Ada 5 orang yang kami amankan. Hari ini juga akan kami bawa ke Larantuka untuk serahkan ke penyidik,” jelas dia.

Pantuan media ini, Sabtu (23/1), sebotol bekas air mineral ukuran 600 liter yang berisi moke, masih terlihat pada meja di ruang Reskrim Polres Sikka. Isinya hanya tinggal setengah saja.

Tampak MA duduk di tidak jauh dari situ. Dia tidak mengenakan baju. Media ini sempat berbincang-bincang dengan MA. Banyak hal yang dia sampaikan terkait keterlibatannya dalam kasus hilangnya gading.

Sementara Y sedang berada di Unit 1 Reskrim Polres Sikka. Seorang polisi wanita dari Unit PPA tengah menginterogasi dia.

Sampai dengan Minggu (24/1) siang, botol bekas air mineral berisi moke masih terlihat di atas meja. Isinya pun masih ada.

Sebagaimana diketahui, Tim Buser Flotim dan Sikka berhasil mengamankan 5 orang yang diduga terlibat kasus hilangnya gading di Riangkoli Desa Sinamalaka Kecamatan Tanjung Bunga.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini