Bahaya! 30 Karyawan Positip Corona, Manajemen PT MAN Halang-Halangi Kerja Satgas Covid

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 27 Januari 2021 - 12:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes

Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 30 karyawan PT MAN terkonfirmasi positip virus corona. Anehnya manajemen perusahaan ini malah menghalang-halangi kerja Satgas Covid Sikka.

Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Edes bersama staf telah mendatangi PLTMG Wairita di Desa Hoder Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka, Rabu (27/1).

Mereka bermaksud untuk melakukan treking sehingga bisa menemukan kontak erat untuk pencegahan penularan.

Namun upaya pihak Puskesmas Waigete tidak bisa berjalan sebagaimana prosedural, karena mereka tidak diizinkan masuk ke dalam lokasi PLTMG Wairita.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Lokasi PLTMG Wairita

Dua petugas sekuriti melarang mereka masuk dengan alasan permintaan manajemen. Sekuriti memastikan lokasi PLTMG sudah disteril, sehingga tidak boleh ada orang lain yang masuk.

“Kami diperintahkan untuk treking. Nama sudah ada, tapi alamat tinggal mereka tidak ada. Karena itu kami datang ke sini untuk cari tahu alamat. Tapi tidak bisa masuk ke dalam,” ujar dia kepada wartawan di pos sekuriti.

Informasi yang dia terima, katanya, 30 karyawan terkonfirmasi positip melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Hanya di mana alamat rumahnya, itu yang sebenarnya hendak dicari tahu dari manajemen PT MAN.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Staf Puskesmas Waigete dan sejumlah personil TNI-AD dilarang masuk ke lokasi PLTMG

Karena dilarang masuk, Kepala Puskesmas dan staf hanya menunggu di sekitar pos sekuriti. Mereka masih menunggu kedatangan Tim Medis Satgas Covid Sikka.

Wartawan yang hendak ke lokasi PLTMG juga dilarang masuk. Bahkan petugas sekuriti melarang pengambilan gambar suasana aktifitas. Sempat terjadi adu mulut antara seorang petugas sekuriti dengan sejumlah wartawan.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru