


ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Maumere-SuaraSikka.com: Tim Medis Satgas Covid Sikka dari Puskesmas Waigete pulang dengan kecewa lantaran ditolak oleh manajemen PT MAN selaku pengelola proyek PLTMG di Wairita Desa Hode Kecamatan Waigete.
Tim Medis mendatangi lokasi PLTMG Wairita, Rabu (27/1), dengan maksud untuk melakukan treking terhadap 30 karyawan perusahaan itu yang sebelumnya dipastikan terkonfirmasi positip corona.

Namun sesampai di posko keamanan, mereka tidak diizinkan masuk oleh dua orang sekuriti yang bertugas di situ. Sekuriti beralasan manajemen tidak ada di kantor, dan telah berpesan agar tidak ada orang lain yang masuk ke dalam lokasi PLTMG.
Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes bersama staf pun akhirnya tertahan di situ. Dia berupaya koordinasikan persoalan ini kepada salah satu staf di Dinas Kesehatan Sikka.
Staf Dinkes Sikka meminta mereka menunggu di tempat itu, karena akan dilakukan koordinasi dengan manajemen PT MAN.

Setelah menunggu kurang lebih 2 jam, akhirnya Yohanes Eudes dan staf meninggalkan lokasi PLTMG. Tampak mereka sangat kecewa sekali dengan sikap manajemen PT MAN.
“Kami sudah mengantongi nama 30 karyawan yang positip. Tapi alamatnya tidak ada. Jadi kami ke sini untuk pastikan alamatnya, supaya bisa melakukan treking,” ujar dia kepada wartawan.

Dia menambahkan pihaknya baru mengetahui alamat 5 karyawan, yang semuanya merupakan warga 3 desa di Kecamatan Waigete.
Sementara 25 karyawan lainnya tidak diketahui di mana mereka tinggal. Diperkirakan 25 karyawan ini adalah para pekerja PT MAN yang berasal dari luar Kabupaten Sikka.*** (eny)





















