Proses treking terhadap AA alias T, seorang karyawan PT MAN yang terkonfirmasi positip corona, Rabu (27/1)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Maumere-SuaraSikka.com: Tim Medis Puskesmas Waigete, Rabu (27/1), berhasil melaksanakan treking terhadap 5 karyawan PT MAN yang terkonfirmasi positip corona.
Lima karyawan ini merupakan warga Kecamatan Waigete. Masing-masing 2 orang tinggal di Desa Hoder dan Wairblerer, dan 1 orang tinggal di Desa Pogon.
Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes menjelaskan mestinya terdapat 30 karyawan perusahaan itu yang terkonfirmasi positip dan harus menjalani treking. Pihaknya baru mengetahui alamat 5 karyawan.
“Kami baru dapat alamat 5 orang, semuanya di wilayah Waigete. Jadi kami laksanakan treking untuk 5 orang ini dulu,” jelas dia kepada wartawan.
Tim.Medis Puskesmas Waigete
Pantauan media ini, sebanyak 11 orang Tim Medis Puskesmas Waigete tampak melakukan koordinasi treking.
Koordinasi berlangsung di samping jalan Trans Flores Maumere-Larantuka, tidak jauh dari pintu masuk ke lokasi PLTMG Wairita Desa di Desa Hoder.
Tim.Medis Puskesmas Waigete sedang bersiap untuk treking
Setelah koordinasi, Tim Medis terbagi menjadi 2 tim untuk mempercepat proses pelaksanaan treking, berhubung 5 karyawan ini tinggalnya tersebar dan berjauhan.
Treking pertama dilaksanakan terhadap pasien dengan initial AA alias T. Kebetulan rumah karyawan ini terletak tidak jauh dari pintu masuk PLTMG Wairita.
Kios milik AA yang dijadikan sebagai tempat karantina mandiri
Sejak dipastikan terkonfirmasi positip corona, AA diketahui melaksanakan karantina mandiri di dalam sebuah kios milik dia. Kios tersebut sudah ditutup, dan tidak melayani pembeli.
Sebanyak 5 orang Tim Medis dengan menggunakan alat pelindung diri (APD), menemui AA melalui pintu belakang kios. Proses treking terjadi di situ.
Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes dan Kapolsek Waigete Ipda Razes Manurung bersama sejumlah aparat keamanan menyaksikan jalannya proses treking.
Sementara 1 Tim Medis lainnya melaksanakan treking pada salah satu karyawan yang tinggal di Desa Hoder.
Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes memastikan akan melaksanakan treking terhadap 5 karyawan yang tinggal di wilayah tugasnya. Hasil treking segera dikirim ke Dinas Kesehatan Sikka.
Terkait 25 karyawan lain, dia menjelaskan pihaknya sudah dihubungi salah satu manajemen bernama Kustati. Manajemen ini berjanji akan mengirim alamat domisili 25 karyawan tersebut.
Sebelumnya diberitakan sebanyak 30 karyawan PT MAN dipastikan terkonfirmasi positip corona. Pihak Puskesmas Waigete mendatangi PLTMG Wairita untuk menanyakan alamat tinggal mereka guna pelaksanaan treking.
Namun anehnya justeru mereka tidak diberi izin masuk oleh petugas sekuriti perusahaan itu dengan alasan lokasi sudah di-lockdown. Sekuriti beralasan larangan tersebut merupakan perintah manajemen.*** (eny)