Tim Medis Puskesmas Waigete Treking 5 Karyawan PT MAN Positip Corona

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 27 Januari 2021 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 31 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses treking terhadap AA alias T, seorang karyawan PT MAN yang terkonfirmasi positip corona, Rabu (27/1)

Proses treking terhadap AA alias T, seorang karyawan PT MAN yang terkonfirmasi positip corona, Rabu (27/1)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Medis Puskesmas Waigete, Rabu (27/1), berhasil melaksanakan treking terhadap 5 karyawan PT MAN yang terkonfirmasi positip corona.

Lima karyawan ini merupakan warga Kecamatan Waigete. Masing-masing 2 orang tinggal di Desa Hoder dan Wairblerer, dan 1 orang tinggal di Desa Pogon.

Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes menjelaskan mestinya terdapat 30 karyawan perusahaan itu yang terkonfirmasi positip dan harus menjalani treking. Pihaknya baru mengetahui alamat 5 karyawan.

“Kami baru dapat alamat 5 orang, semuanya di wilayah Waigete. Jadi kami laksanakan treking untuk 5 orang ini dulu,” jelas dia kepada wartawan.

Tim.Medis Puskesmas Waigete

Pantauan media ini, sebanyak 11 orang Tim Medis Puskesmas Waigete tampak melakukan koordinasi treking.

Koordinasi berlangsung di samping jalan Trans Flores Maumere-Larantuka, tidak jauh dari pintu masuk ke lokasi PLTMG Wairita Desa di Desa Hoder.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Tim.Medis Puskesmas Waigete sedang bersiap untuk treking

Setelah koordinasi, Tim Medis terbagi menjadi 2 tim untuk mempercepat proses pelaksanaan treking, berhubung 5 karyawan ini tinggalnya tersebar dan berjauhan.

Treking pertama dilaksanakan terhadap pasien dengan initial AA alias T. Kebetulan rumah karyawan ini terletak tidak jauh dari pintu masuk PLTMG Wairita.

Kios milik AA yang dijadikan sebagai tempat karantina mandiri

Sejak dipastikan terkonfirmasi positip corona, AA diketahui melaksanakan karantina mandiri di dalam sebuah kios milik dia. Kios tersebut sudah ditutup, dan tidak melayani pembeli.

Sebanyak 5 orang Tim Medis dengan menggunakan alat pelindung diri (APD), menemui AA melalui pintu belakang kios. Proses treking terjadi di situ.

Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes dan Kapolsek Waigete Ipda Razes Manurung bersama sejumlah aparat keamanan menyaksikan jalannya proses treking.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Sementara 1 Tim Medis lainnya melaksanakan treking pada salah satu karyawan yang tinggal di Desa Hoder.

Kepala Puskesmas Waigete Yohanes Eudes memastikan akan melaksanakan treking terhadap 5 karyawan yang tinggal di wilayah tugasnya. Hasil treking segera dikirim ke Dinas Kesehatan Sikka.

Terkait 25 karyawan lain, dia menjelaskan pihaknya sudah dihubungi salah satu manajemen bernama Kustati. Manajemen ini berjanji akan mengirim alamat domisili 25 karyawan tersebut.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 30 karyawan PT MAN dipastikan terkonfirmasi positip corona. Pihak Puskesmas Waigete mendatangi PLTMG Wairita untuk menanyakan alamat tinggal mereka guna pelaksanaan treking.

Namun anehnya justeru mereka tidak diberi izin masuk oleh petugas sekuriti perusahaan itu dengan alasan lokasi sudah di-lockdown. Sekuriti beralasan larangan tersebut merupakan perintah manajemen.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru