Kasus Kesehatan di Tuwa: 3 Gizi Buruk, 2 Kurang Gizi, 10 Stunting

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 17 Februari 2021 - 08:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Tuwa melakukan monitoring kegiatan kesehatan di desa itu, Selasa (16/2) (foto: istimewa)

Kepala Desa Tuwa melakukan monitoring kegiatan kesehatan di desa itu, Selasa (16/2) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus kesehatan anak mewarnai kehidupan masyarakat di desa terpencil. Di Desa Tuwa Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka misalnya, terdapat 3 anak gizi buruk, 2 kurang gizi, dan 10 stunting.

“Ada 140 anak di sini. Dari hasil ukur tinggi badan dan timbang badan, diketahui terdapat 3 anak gizi buruk, 2 kurang gizi, dan 10 stunting,” ungkap Kepala Desa Tuwa Fernandez Y. Wula kepada media ini, Selasa (16/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belasan kasus kesehatan anak ini, menjadi perhatian serius pemerintahan desa setempat. Bersama tenaga kesehatan di Poskesdes Tuwa dan Puskesmas Wolofeo, Pemdes Tuwa terus menjalin sinergitas untuk menekan laju kasus-kasus kesehatan anak.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Salah satu rutinitas yang sering dilakukan yakni memberikan tambahan makanan serta sosialisasi. Biasanya sosialisasi kesehatan disampaikan oleh petugas medis.

Seperti pada Selasa (16/2), petugas medis melaksanakan sosialisasi tentang pencegahan DBD, stunting, serta kesehatan ibu dan anak. Sekitar 25 anak dan 30 orang tua hadir pada kesempatan itu.

Materi sosialisasi diberikan oleh Kepala Poskesdes Tuwa Magdalena Theresa An Sri Kanda Dala Putri bersama sejumlah petugas medis dari Puskesmas Wolofeo seperti Philipus Peto, Yasinta Dince, dan Maria Herlina Malareci.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Kepala Desa Tuwa Fernandez Y. Wula

Kepala Desa Tuwa bersama Ketua PKK Desa Agatha Sero ikut terlibat dalam kapasitas mereka, memberikan motivasi agar Tuwa bebas dari masalah kesehatan ibu dan anak.

Meskipun Tuwa jauh dari jangkauan pelbagai akses, Fernandez Y. Wula bertekad menekan laju kasus kesehatan ibu dan anak di desa itu.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru