Menderita Stroke 5 Tahun, Warga Altim Meninggal di Ruang Isolasi

0
1099
Menderita Stroke 5 Tahun, Warga Altim Meninggal di Ruang Isolasi
Jenazah H diberangkatkan ke Pekuburan Covid di Urung Pigang Kecamatan Wolomarang, Jumat (26/2) siang

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang warga Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka meninggal di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere. Dia menderita stroke kurang lebih 5 tahun.

Pasien dengan initial H ini masuk UGD RSUD TC Hillers Kamis (25/2) malam. Kemudian dia dirawat di ruang isolasi sejak Jumat (26/2) sekitar pukul 06.20 Wita. Tidak sampai 2 jam, H menghembuskan napas terakhir.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Jurubicara Satgas Cobid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan H masuk dengan keluhan muntah dan BAB berwarna hitam, serta sesak.

“Pemeriksaan rapid antigen dilakukan di IGD Covid dengan hasil positip,” jelas dia.

Pantauan media ini, sejumlah keluarga sudah berada di sekitar ruang isolasi. Rencananya H akan dimakamkan di Pekuburan Covid di Urung Pigang Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.

Seorang anggota keluarga H, sedang memberikan informasi kepada Tim Medis

Seorang anggota keluarga menjelaskan H mengalami stroke kurang lebih 5 tahun. Minggu lalu, H sempat juga dirawat di RSUD TC Hillers. Saat itu dia dengan status negatip rapid antigen.

“Baru 2 hari lalu keluar. Tadi malam masuk lagi,” jelas seorang anggota keluarga.

H, 57 tahun, adalah tamatan SPM Yapen Rais. Dia kemudian bekerja pada sebuah kapal pelayaran swasta. Setelah 3 tahun, dia berhenti dan merantau ke Samarinda Kalimantan Timur.

Di Samarinda, H bekerja pada sebuah perusahaan engineering. Karena memiliki keahlian sebagai teknisi alat berat, oleh perusahaannya H dikirim ke salah satu negara di Afrika.

Kurang lebih 5 tahun, pria 4 anak yang beristrikan perempuan Kalimantan Timur ini, berada di Afrika. Desember tahun lalu dia kembali ke Maumere.

Seorang Tim Medis sedang koordinasi dengan keluarga pasien yang meninggal di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Jumat (26/2)

Setelah di Maumere, H kemudian kembali ke Samarinda. Ketika sampai di Jakarta, perusahaan tempat dia bekerja memintanya ke Papua. Namun karena sakit, akhirnya dia kembali lagi ke Maumere.

Berdasarkan data kependudukan, H beralamat di Nangameting Kecamatan Alok Timur. Namun sejak tahun 2012, istri H mendiami rumah kontrakan di Jalan Baru Kelurahan Beru.

Hingga Jumat (26/2), jumlah pasien yang meninggal akibat Covid sebanyak 15 orang, terdiri dari 8 orang terkonfirmasi positip dan 7 orang probable.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini