“Sembunyikan” Hasil Positip Rapid Antigen, Warga Ambon Diamankan dari Bandara Frans Seda

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Maret 2021 - 15:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang warga Ambon diamankan dari Bandara Frans Seda Maumere, Rabu (3/3). Pria ini diduga menyembunyikan status kesehatannya berupa dokumen hasil positip rapid antigen.

Satgas Covid Sikka menjemput pria ini dari Bandara Frans Seda setelah mendapat informasi melalui saluran telepon. JCOT alias JT pria tersebut, kini menjalani karantina di belakang Swalayan Roxy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

JT diketahui positip rapid antigen melalui pemeriksaan mandiri pada Laboratorium L3 di Kelurahan Wairotang pada Sabtu (28/2).

Oleh petugas laboratorium dia diedukasi, dan diarahkan untuk melaporkan hal ini kepada Posko Satgas Covid Sikka di Kantor Dinkes.

Namun pria yang beralamat di Perum BPN L8 Kelurahan Simoboyo Kecamatan Benjeng itu tidak pernah melaporkan diri.

Dia baru mendatangi Dinkes Sikka pada Selasa (2/3) untuk mengurus surat keterangan jalan. Dalam proses ini, JT membawa serta dokumen hasil negatip rapid antigen dari Laboratorium Adi Husada.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Posko Satgas Covid Sikka mengeluarkan rekomendasi bagi JT untuk perjalanan keluar daerah.

Ketika hendak berangkat melalui Bandara Frans Seda, Rabu (3/3), ternyata data JT terekam pada sistem eHAC KKP di Bandara Frans Seda. Pria ini tidak diizinkan jalan, karena sedang dalam masa karantina.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan seharusnya JT masih menjalani masa karantina selama 14 hari, dan tidak boleh melakukan perjalanan keluar daerah.

Sejumlah kontak erat sedang.menunggu jadwal.pemeriksaan rapid antigen di Labkesda Dinkes Sikka, Kamis (4/3)

“Tadi kami sudah jemput yang bersangkutan untuk pemeriksaan swab PCR,” jelas dia kepada wartawan di Labkesda Dinkes Sikka, Kamis (4/3).

Dia mengatakan Satgas Covid Sikka mengeluarkan rekomendasi untuk surat keterangan jalan berdasarkan hasil negatip rapid antigen dari Laboratoroum Adi Husada.

“Ternyata 2 hari sebelumnya dia positip rapid antigen dari Laboratorium L3. Dia tidak melapor ke Satgas, padahal sudah diedukasi,” terang Clara Francis.

Clara Francis mengaku pihaknya baru mengetahui jika JT positip rapid antigen setelah pria ini “dijegal” di Bandara Frans Seda.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Dia mengatakan KKP menjalin kerja sama dengan sejumlah laboratorium yang memeriksa rapid antigen. Dengan demikian status kesehatan setiap pelaku perjalanan akan terdeteksi dalam sistem eHac.

“Hanya KKP saja yang bisa buka dan baca sistem ini. Dinkes tidak ada akses ke situ,” tambah dia.

“Kasus” JT awalnya dipersoalkan salah seorang penghuni karantina terpusat di belakang Swalayan Roxy.

“Saya mau taya bagaimana dengan satu warga di karantina terpusat, negatip rapid antigen, tapi kenapa dikarantina bersama yang positif,” tanya dia.

Pantauan media ini di Labkesda Dinkes Sikka, sebuah mobil ambulance Khusus Covid membawa JT kembali ke lokasi karantina terpusat. Dia baru saja menjalani pemeriksaan swab PCR.

Sampel swab akan dikirim ke Kupang untuk diuji periksa pada Laboratorium Biomolekuler di RSU WZ Yohanes Kupang.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru