Kelompok Umur 26-45 Tahun Dominasi Positip Covid di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 6 Maret 2021 - 09:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Total positip Covid di Kabupaten Sikka per Jumat (5/3) yakni sebanyak 475 kasus. Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, kelompok umur 26-45 tahun mendominasi sekitar 41,4 persen.

Dari rekapitulasi kasus terkonfirmasi per golongan umur, Dinkes Sikka membagi dalam 6 kelompok umur, yakni sampai dengan 1 tahun, 1-5 tahun, 6-15 tahun, 16-25 tahun, 26-45 tahun, 46-59 tahun, dan 60 tahun ke atas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui rekapitulasi tersebut, terbaca kelompok umur 26-45 tahun yang merupakan usia para pekerja, menyumbang angka tertinggi yaitu 197 kasus.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Menyusul setelah itu kelompok umur 16-25 tahun, merupakan usia pelajar menengah pertama hingga mahasiswa, menyumbangkan 131 kasus atau 27,57 persen.

Kelompok umur 46-59 tahun, usia pekerja yang sudah mulai menua, kontribusi positip Covid juga cukup tinggi yakni 76 kasus atau 16 persen.

Kelompok usia 60 tahun ke atas, yang disebut-sebut sangat rentan karena faktor imunitas yang rendah, menyumbangkan 51 kasus atau 10,73 persen.

Usia pelajar pada kelompok umur 6-15 tahun, menyumbangkan 15 kasus atau 3,15 persen. Dan yang terendah 3 kasus atau 0,65 persen dari kelompok umur hingga 1 tahun.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Dari data Dinkes Sikka, terlihat jelas kelompok umur dengan karakter energik dan produktif, yakni 16-25 tahun dan 26-45 tahun, sangat rentan tertular virus corona.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menegaskan bahwa virus ini bisa menyerang siapa saja, tanpa melihat usia, profesi atau pendidikan.

Karena itu dia mengingatkan warga masyarakat Kabupaten Sikka agar taat dan patuh meneriapkan disiplin protokoler dengan memakai masker, tidak berkerumun, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan air mengalir.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru