
Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Sikka menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Rabu (10/3) di Kantor Bupati Sikka.
Koordinasi vaksinasi bagi para jurnalis terkesan tergesa-gesa dan mendadak. Karena sebelumnya para kuli tinta tidak masuk dalam kelompok sasaran penerima vaksin tahap kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi vaksinasi bagi wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) pun disampaikan secara lisan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus kepada salah seorang wartawan.

Informasi resmi baru disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Clara Francis sekitar pukul 12.15 Wita melalui WAG Info Kesehatan.
“Selamat siang teman-teman wartawan, siang ini siap divaksin ya. Silakan mengumpulkan KTP dan nomor kontak untuk diverifikasi.
Epang gawang,” demikian tulis Clara Francis.
Praktis wartawan yang sedang meliput vaksinasi di Kantor Bupati Sikka mulai mendaftarkan diri. Beberapa wartawan yang tugas di tempat berbeda, pun mulai berdatangan ke lokasi vaksin.
Clara Francis menjelaskan wartawan termasuk profesi yang rentan dengan penularan virus corona. Pasalnya para jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik kerap melakukan kontak erat dengan banyak orang.

Vaksinasi bagi wartawan di Sikka berlangsung lancar sesuai mekanisme dan prosedural. Usai divaksin, para wartawan langsung pose bersama di depan baliho bertuliskan “Saya Bangga Sudah Divaksin”.
Ketua AWAS Ruben Suban Raya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan yang sudah menyertakan wartawan untuk vaksinasi sinovac tahap kedua.
Kepada para wartawan yang belum berkesempatan mengikuti vaksin, Kontributor TVRI ini mengimbau agar bisa melaksanakan vaksinasi pada tahap berikutnya.
Vaksinasi tahap kedua, menyasar 800 orang terdiri dari 480 tenaga kesehatan dan 320 pelayan publik. Penerima vaksin pelayan publik yang sudah terdata guru, TNI-Polri, DPRD, tokoh agama, pejabat daerah, ASN, BUMN, BUMD, Satpol PP, petugas pariwisata dan Organda.*** (eny)

















