


Maumere-SuaraSikka.com: Profesi sebagai cleaning service bukan masalah bagi Hendrikus Muli untuk urusan biaya kesehatan. Justeru dia sudah berkali-kali memanfaatkan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Laki-laki 52 tahun ini merasakan nyaman sekali sebagai peserta JKN-KIS. Dengan iuran rutin tiap bulan, dia tidak pernah lagi kuatir jika mengalami sakit dan membutuhkan biaya pengobatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi peserta, iuran rutin, tidak perlu kuatir lagi karena ada JKN-KIS,” ujar dia bangga.
Pengalamannya bersama JKN-KIS berawal ketika dia mengalami panas, demam disertai mual. Kondisi kesehatan yang parah itu mendorongnya memeriksakan kesehatan ke rumah sakit.
Di rumah sakit, dia didiagnosa mengidap penyakit tipus. Dokter menyarankan dia untuk menjalani perawatan inap.
Saat dianjurkan rawat inap, pikiran Hendrikus Muli mulai kacau. Dia membayangkan biaya perawatan yang tentu saja tidak sedikit. Sementara penghasilannya sebagai cleaning service sangat terbatas sekali.
Tidak ada pilihan bagi Hendrikus Muli untuk mengikuti saran dokter yakni menjalani rawat inap. Setelah 3 hari, kesehatannya berangsur pulih. Dia pun dianjurkan untuk kembali ke rumah.
Saat hendak kembali, pikiran Hendrikus mulai terganggu lagi soal biaya perawatan. Dia tidak tenang menunggu kabar dari istrinya yang mengurus administrasi kepulangan.
“Setelah istri saya selesai urus, dia datang dan sampaikan tidak ada biaya. Saya kaget. Ko bisa begitu? Lalu istri menjelaskan karena sudah dijamin BPJS Kesehatan karena saya anggota aktif JKN-KIS,” cerita dia penuh bahagia.
Pengalaman ini memberikan dia keyakinan bahwa Program JKN-KIS benar-benar seperti malaikat yang datang tepat pada waktunya. Dia pun tidak pernah kuatir lagi dengan biaya pengobatan kalau sedang mengalami sakit.
Hendrik Muli dan keluarga sangat bersyukur menjadi peserta JKN-KIS. Buat dia, program ini memberikan manfaat yang besar, terutama bagi dirinya yang sangat berkekurangan dari aspek ekonomis.
“Walaupun pekerjaan saya hanya seorang jasa kebersihan dengan penghasilan yang tidak begitu banyak, namun dari sisi kesehatan saya sekeluarga sudah dijamin oleh Program JKN-KIS,” jelas dia bangga.
Hendrik Muli menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas Program JKN-KIS. Dia berharap program ini terus berkelanjutan, dan semakin meningkatkan pelayanan kepada peserta.
Dia juga memberikan respek kepada BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan program dengan sangat baik, termasuk petugas pada fasilitas kesehatan yang telah melayaninya dengan sangat baik pula.
Pria ini tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada perusahaan tempat dia bekerja karena telah mendaftarkan dia dan keluarga sebagai peserta JKN-KIS.*** (eny)
















