Selain Bebas TBC, Berkat JKN-KIS Frederikus Bebas Pula Biaya

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 31 Maret 2021 - 18:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 21 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frederikus Nino

Frederikus Nino

Maumere-SuaraSikka.com: Frederikus Nino tidak saja bebas dari tuberculosis (TBC) yang dideritanya. Tapi dia juga bebas dari biaya kesehatan, berkat keaktifannya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Lelaki berusia 38 tahun ini pun menampakkan kegembiraannya. Dia tidak menyangka JKN-KIS memberikan manfaat yang besar seperti dia yang alami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Luar biasa sekali JKN-KIS. Saya bebas dari sakit, TBC bisa sembuh, dan bebas biaya lagi. Semua biaya sudah dijamin BPJS Kesehatan,” ujar dia bangga.

Petugas keamanan pada salah satu perusahaan di Kelurahan Nangameting Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka ini, lalu menceritakan pengalaman indahnya itu.

Kala itu Frederikus terkena TBC, penyakit menular yang menyebabkan masalah kesehatan terbesar kedua di dunia.

Gejala yang dialami Frederikus yakni sering batuk yang tidak kunjung sembuh. Terkadang batuknya mengeluarkan dahak berwarna seperti karat atau biasa disebut batuk darah. Kondisi itu dia alami kurang lebih 2 minggu.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Lalu istrinya mengajak dia berobat ke Puskesmas. Dari situ, dokter pada puskesmas lalu merujuk Fredrikus ke rumah sakit.

Setelah satu minggu rawat inap, Frederikus diperbolehkan pulang karena kondisinya semakin membaik. Setiap bulan dia harus rutin melakukan kontrol di Puskesmas.

Dalam masa pemulihan, dokter di rumah sakit menganjurkan Frederikus beristirahat selama 3 bulan di rumah. Hal ini mengingat TBC sangat cepat penularannya.

Selama perawatan di Puskesmas hingga rumah sakit, Frederikus mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas medis dan dokter.

Dan yang membuat dia tidak habis pikir yakni masalah biaya kesehatan. Hanya bermodalkan KIS yang masih aktif, Frederikus tidak mengeluarkan biaya satu sen pun.

“Saya kaget waktu diberi tahu tidak ada biaya karena sudah dijaminkan oleh BPJS Kesehatan,” terang dia.

Frederikus mengaku waktu berobat ke Puskesmas, awalnya dia kuatir karena masalah biaya. Demikian pun ketika rawat inap di rumah sakit. Namun semua kekuatiran itu hilang berkat JKN-KIS.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Dia mengatakan tidak bisa membayangkan jika Program JKN-KIS tidak ada. Biaya perawatan yang mahal, kata dia, tentu saja sulit dijangkau dirinya yang berprofesi sebagai petugas keamanan dengan penghasilan pas-pasan.

“Kalau tidak ada JKN-KIS, pasti saya kesulitan membayar biaya pengobatan,” ujar dia.

Dari pengalaman itu, Frederikus mengaku sudah beberapa kali menggunakan KIS untuk berobat. Dan dia bersyukur karena program tersebut sangat bermanfaat. Frederikus pun mengucapkan syukur karena selama ini banyak mendapatkan kemudahan menjadi peserta JKN-KIS.

Frederikus berharap ke depan Program JKN-KIS terus berlangsung karena manfaatnya sangat besar bagi peserta. Tentu saja, kata dia, perlu mendapat dukungan luas dari semua pihak.

Dia menginginkan agar Program JKN-KIS bisa semakin memudahkan akses layanan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru