Positip Covid Klaster Nualolo Terus Bertambah

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 19 April 2021 - 01:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Nualolo menjalani karantina terpusat di Gedung SCC, Jumat (16/4)

Warga Nualolo menjalani karantina terpusat di Gedung SCC, Jumat (16/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus positip Covid klaster Dusun Nualolo Desa Bhera Kecamatan Mego terus bertambah. Tiga orang lagi masuk karantina terpusat di Gedung SCC di Jalan Ahmad Yani, Sabtu (17/4).

Dengan demikian sudah 38 orang dari dusun tersebut yang tengah menjalani karantina terpusat di Gedung SCC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Nualolo Desa Bhera dievakuasi ke Gedung SCC, Jumat (16/4)

Tiga orang baru yang terkonfirmasi positip berturut-turut 2 orang masuk pukul 13.30 Wita, dan selanjutnya 1 orang menyusul pada pukul 17.23 Wita

Sebelumnya 23 warga Nualolo, Jumat (16/4), dievakuasi dari kampung itu ke Gedung SCC. Mereka melanjutkan karantina terpusat setelah beberapa hari sempat karantina mandiri di rumah masing-masing.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Bersamaan dengan 23 orang ini, 6 warga Nualolo dipindahkan dari isolasi di belalang Roxy Swalayan ke Gedung SCC. Masih 2 warga Nualolo yang bertahan di ruang isolasi belakang Roxy Swalayan.

Pada hari yang sama, sesuai pemeriksaan Laboratorium Dinkes Sikka, 6 warga Nualoloa dipastikan terkonfirmasi positip. Mereka pun langsung dikarantina secara terpusat di Gedung SCC.

Hingga Minggu (18/4), dalam 3 minggu terakhir ini, tercatat 56 warga Nualolo yang terkonfirmasi positip.
Sebanyak 38 karantina terpusat di Gedung SCC, 2 isolasi di belalang Roxy Swalayan, dan 13 orang sudah dinyatakan sembuh.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Warga Nualolo melapor identitas kepada petugas BPBD Sikka

Semua warga Nualolo terpapar akibat kasus transmisi lokal. Mereka tertular dari seorang pelaku perjalanan yang datang dari Kupang untuk mengikuti acara kedukaan di kampung tersebut.

Pelaku perjalanan ini masuk melalui Bandar Udara Frans Seda Maumere. Satgas Covid Sikka tidak mewajibkan pelaku perjalanan menunjukkan dokumen kesehatan sebagaimana yang diberlakukan di daerah-daerah lain.

Camat Mego Alwan menjelaskan belum semua warga Dusun Nualolo yang menjalani pemeriksaan kesehatan. Karena itu dia memperkirakan jumlah positip bisa saja meningkat.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru