Bhera Dikepung Covid, Warga Langsung Rapid Massal

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 20 April 2021 - 15:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 25 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapid massal di Pasar Lekebai, Selasa (20/4) (foto: istimewa)

Suasana rapid massal di Pasar Lekebai, Selasa (20/4) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Desa Bhera di Kecamatan Mego Kabupaten Sikka sudah tiga minggu ini dikepung virus corona. Ratusan warga langsung mengikuti rapid antigen secara massal, Selasa (20/4).

Kebijakan rapid massal ini untuk mengetahui secara dini sejauh mana wabah virus corona sudah menular di desa itu. Dengan demikian bisa segera dilakukan antisipasi pencegahan dan penularan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapid antigen massal di Pasar Lekebai, Selasa (20/4) (foto: istomewa)

Rapid antigen massal berlangsung di Pasar Lekebai Desa Bhera, tidak jauh dari Kantor Kecamatan Mego. Pelaksanaan kegiatan ini ditangani langsung oleh Tim Kesehatan Satgas Covid Sikka.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis memastikan Tim Kesehatan melakukan rapid massal pada dua tempat. Selain Pasar Mego, aktifitas yang sama dilaksanakan di SMA Alvares Paga.

Petugas medis.sedang.mendata warga peserta rapid antigen massal, Selasa (20/4) (foto: istimewa)

“Ya hari ini rapid massal, di dua tempat. Ini lagi siap-siap menuju lokasi,” jelas Clara Francis yang baru saja keluar dari ruangan Sekda Sikka, Selasa (20/4).

Pelaksanaan rapid massal dihadiri juga Camat Mego Alwan Mahmud dan Kapolsek Paga Ipda Donatus Paru. Dua pejabat ini terus mengingatkan warga agar mematuhi protokoler kesehatan.

Hingga kini belum diketahui berapa banyak orang yang melakukan rapid massal pada dua tempat tersebut.
Clara Francis yang dihubungi melalui pesan WhatssApp belum memberikan jawaban.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Warga Nualolo terpapar Covid di Gedung SCC, Senin (19/4)

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga Nualolo di Desa Bhera tengah menjalani karantina terpusat di Kota Maumere.

Hingga Selasa (20/4), Gedung SCC menampung 43 warga Nualolo. Sementara 3 orang lain menjalani karantina terpusat di belakang Roxy Swalayan. Beberapa warga lain sudah dinyatakan sembuh.

Klaster Nualolo berawal dari seorang pelaku perjalanan yang datang dari Kupang. Dia singgah beberapa hari di Nualolo untuk mengikuti acara kedukaan keluarga.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru