Bhera Dikepung Covid, Warga Langsung Rapid Massal

0
1310
Suasana rapid massal di Pasar Lekebai, Selasa (20/4) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Desa Bhera di Kecamatan Mego Kabupaten Sikka sudah tiga minggu ini dikepung virus corona. Ratusan warga langsung mengikuti rapid antigen secara massal, Selasa (20/4).

Kebijakan rapid massal ini untuk mengetahui secara dini sejauh mana wabah virus corona sudah menular di desa itu. Dengan demikian bisa segera dilakukan antisipasi pencegahan dan penularan.

Rapid antigen massal di Pasar Lekebai, Selasa (20/4) (foto: istomewa)

Rapid antigen massal berlangsung di Pasar Lekebai Desa Bhera, tidak jauh dari Kantor Kecamatan Mego. Pelaksanaan kegiatan ini ditangani langsung oleh Tim Kesehatan Satgas Covid Sikka.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis memastikan Tim Kesehatan melakukan rapid massal pada dua tempat. Selain Pasar Mego, aktifitas yang sama dilaksanakan di SMA Alvares Paga.

Petugas medis.sedang.mendata warga peserta rapid antigen massal, Selasa (20/4) (foto: istimewa)

“Ya hari ini rapid massal, di dua tempat. Ini lagi siap-siap menuju lokasi,” jelas Clara Francis yang baru saja keluar dari ruangan Sekda Sikka, Selasa (20/4).

Pelaksanaan rapid massal dihadiri juga Camat Mego Alwan Mahmud dan Kapolsek Paga Ipda Donatus Paru. Dua pejabat ini terus mengingatkan warga agar mematuhi protokoler kesehatan.

Hingga kini belum diketahui berapa banyak orang yang melakukan rapid massal pada dua tempat tersebut.
Clara Francis yang dihubungi melalui pesan WhatssApp belum memberikan jawaban.

Warga Nualolo terpapar Covid di Gedung SCC, Senin (19/4)

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga Nualolo di Desa Bhera tengah menjalani karantina terpusat di Kota Maumere.

Hingga Selasa (20/4), Gedung SCC menampung 43 warga Nualolo. Sementara 3 orang lain menjalani karantina terpusat di belakang Roxy Swalayan. Beberapa warga lain sudah dinyatakan sembuh.

Klaster Nualolo berawal dari seorang pelaku perjalanan yang datang dari Kupang. Dia singgah beberapa hari di Nualolo untuk mengikuti acara kedukaan keluarga.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini