KBM Seminari BSB Dihentikan 2 Minggu

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 April 2021 - 21:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 75 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMAK Seminari BSB Maumere, Rabu (28/4)

Pelajar SMAK Seminari BSB Maumere, Rabu (28/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Kegiatan belajar mengajar tatap muka di SMAK Seminari Maria Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere dihentikanl sementara.

Pihak sekolah kemudian menggantikan dengan model belajar dari rumah (BDR).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini ditempuh setelah 77 pelajar di sekolah pendidikan calon Imam itu terpapar Covid sejak kemarin hingga hari ini. Apalagi 5 orang pembina asrama dan karyawan di sekolah tersebut juga dipastikan terpapar.

Kepala SMAK Seminari Maria BSB Maumere RD Raymundus Minggu

“Tadi kami sudah rapat, dan putuskan KBM dengan model belajar dari rumah,” jelas Kepala SMAK Seminari Maria BSB Maumere RD Raymundus Minggu kepada wartawan, Rabu (28/4).

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Karena semua pelajar sekolah ini adalah anak asrama yang berada di dalam kompleks sekokah, maka para pelajar akan BDR dari asrama.

Teknisnya, kata dia, guru akan memberikan tugas melalui pendamping atau pembina pelajar, yang kemudian diteruskan kepada para pelajar.

Dia menambahkan BDR hanya berlaku bagi pelajar yang negatip saja. Sedangkan pelajar yang positip, lanjut dia, disarankan untuk konsentrasi kesehatan mereka.

Kebijakan BDR, lanjut Romo Raymundus, juga sejalan dengan Surat Edaran yang dikeluarkan Satgas Covid Sikka yang mengimbau pelaksaanaan BDR selama dua minggu ke depan.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menyinggung soal SE Bupati Sikka Nomor 74/C-19/IV/2021.

Berkait dengan pendidikan, kata dia, tertuang dalam poin 6, di mana disebutkan apabila terdapat guru, siswa/mahasiswa atau tenaga pendidikan lainnya pada satuan pendidikan yang dinyatakan positip Covid, maka seluruh aktifitas KBM wajib dihentikan selama 14 hari.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru