




Maumere-SuaraSikka.com: Pelajar SMAK Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere yang terpapar Covid dipastikan semuanya dalam kondisi sehat.
Pantauan media ini, usai divonis positip Covid, Rabu (28/4), sebanyak 75 pelajar ini tampak santai di halaman belakang sekolah untuk mengikuti penyelidikan epidemiogi (PE) oleh sejumlah tenaga kesehatan dari Satgas Covid Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Begitu pun waktu PE, mereka mengikuti dengan antusias, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan petugas.
“Mereka sehat-sehat semua. Tidak ada gejala,” terang Kepala SMAK Seminari Maria BSB Maumere RD Raymond Minggu kepada sejumlah wartawan, Rabu (28/4).
Hal senada disampaikan Koordinator Satgas Covid SMAK Maria BSB RD Ryan da Cunha terhadap 2 pelajar SMAK Seminari BSB Maumere yang kemarin dinyatakan terpapar Covid.
“Mereka tidak ada gejala, meskipun hasil laboratorium menunjukkan positip,” jelas dia.

Meski 77 pelajar terpapar Covid dengan kondisi todak bergejala, pihak sekolah sangat kooperatif agar para pelajar tersebut menjalani karantina terpusat.
Dua pelajar sejak kemarin menjalani karantina terpusat di Gedung SCC, dan 75 pelajar yang dipastikan positip hari ini akan menjalani karantina terpusat di sekolah.
Sebanyak 77 pelajar ini diduga terpapar Covid akibat kontak erat dengan seorang guru pada sekolah tersebut. Guru yang dimaksud dipastikan kontak erat dengan seorang warga Nangalimang yang sebelumnya sudah dipastikan terpapar Covid.*** (eny)




















