Polisi Ringkus Sindikat Spesialis Pembobol Kios, Seorang Pelajar Terlibat

0
506
Polisi Ringkus Sindikat Spesialis Pembobol Kios, Seorang Pelajar Terlibat
Polisi meringkus 5 terduga spesialis pembobol kios, Minggu (25/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Polisi berhasil meringkus sebuah sindikat pembobol kios di Kabupaten Sikka. Seorang pelajar terlibat di dalamnya.

Kawanan pencuri ini berjumlah 5 orang. Mereka ditangkap di rumah masing-masing, Minggu (25/4) malam, tersebar di beberapa tempat.

Mereka adalah AYSAB, 34 tahun, ditangkap di Wolomapa Desa Wairblerer Kecamatan Waigete, lalu YOFG alias Y, 22 tahun ditangkap di Krokowolon Desa Waipare Kecamatan Kewapante.

Selain itu AJK alias M, 21 tahun, ditangkap di Napun Seda Desa Namangkewa Kecamatan Kewapante, AP alias P, 40 tahun, ditangkap di Desa Egon Kecamtan Waigete, dan Hl alias H, 66 tahun, ditangkap di Desa Ojang Kecamatan Talibura.

Empat orang berprofesi sebagai petani, kecuali AJK yang adalah seorang pelajar.

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Agha Ari Septyan

Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim Iptu Wahyu Agha Ari Septyan menjelaskan penangkapan komplotan spesialis pembobol kios ini sesuai laporan polisi pada Senin (19/4) lalu.

“Berdasarkan laporan polisi, kami melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi di lapangan. Dan tim berhasil mengamankan para terduga pelaku,” jelas Iptu Wahyu Agha Ari Septyan melalui rilis yang diterima media ini, Rabu (28/4) pagi tadi.

Dia menambahkan setelah dilakukan interogasi, para terduga pelaku mengakui perbuatan mereka. Mereka juga mengakui sebelumnya pernah membobol 3 kios di beberapa tempat di Kabupaten Sikka.

Sesuai laporan polisi, diduga komplotan pencuri ini membobol Kios Megi yang beralamat di Mage Ular Gawang RT/RW 022/001 Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat, Senin (19/4) lalu.

Sindikat ini mencongkel gembok pintu bagian belakang dengan menggunakan sejenis pencongkel model kuku kambing.

Para terduga berhasil menggondol uang senilai Rp 10 juta yang disimpan di dalam laci. Mereka juga mengambil rokok, minyak goreng dan beras.

Dari tangan komplotan pencuri ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti 1 buah pemukul gagang kayu, 2 buah pahat, 1 buah obeng hunga, 1 kunci kacamata ukuran 12, dan 1 buah linggis berukuran kecil.

Barang bukti lain yang berhasil diamankan yakni 4 alat cukur,
1/2 karung beras ukuran 50 kilogram,
2 bungkus rokok Troy,
1 unit sepeda motor Yamaha Mio M3, lalu 2 buah parfum regza, dan 1 mixer ashley king.

Kasat Reskrim Polres Sikka mengatakan komplotan pencuri ini dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 Sub Pasal 362 KUHP. Mereka diancam hukuman selama-lamanya 7 tahun.

Diketahui 3 kios yang sempat dibobol para spesialis ini yakni Kios di Nataleba Desa Darat Gunung, Kios di belakang Lorena Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur, dan Kios di Dusun Lalat Desa Nita Kecamatan Nita. Semua kasus ini sudah dibuatkan laporan polisi pada Senin (26/4).*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini