




Maumere-SuaraSikka.com: Suasana rapid antigen massal di SMAK Seminari Maria Bunda Segala Bangsa (BSB) mendadak berubah panik. Seorang petugas kesehatan tiba-tiba pingsan. Diduga dia mengalalami kelelahan.
Petugas kesehatan yang pingsan ini mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Dia membantu proses pengambilan rapid massal pada 97 pelajar di sekolah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 10 petugas kesehatan yang melayani rapid massal. Di antaranya 3 orang mengenakan APD lengkap. Mereka tiga ini bertugas sebagai pengambil lendir dari dalam hidung orang yang menjalani rapid.
Awalnya suasana proses rapid massal berlangsung normal sejak pukul 11.20 Wita. Namun kurang lebih 1 jam kemudian, tiba-tiba seorang petugas kesehatan pingsan.

Situasi sempat panik. Sejumlah petugas kesehatan lainnya langsung memberikan bantuan. Mereka membuka APD yang dikenakan petugas kesehatan yang pingsan, dan kemudian memberikan pertolongan pertama.
Tidak butuh waktu lama, kurang lebih 2 menit, petugas kesehatan yang pingsan ini sudah kembali siuman.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis memastikan petugas kesehatan yang pingsan tersebut akibat kelelahan dan kepanasan karena mengenakan APD lengkap.
“Pakai APD lengkap memang dampaknya sangat panas sekali. Ditambah cuaca yang juga panas hari ini. Akibatnya dia kelelahan, sehingga tadi sempat pingsan,” ujar Clara Francis.
Clara Francis menggambarkan betapa sengsaranya mengenakan APD lengkap untuk melaksanakan tugas-tugas pencegahan penularan Covid, termasuk kegiatan treking yang dilakukan hari itu.
“Betapa sengsaranya pakai APD lengkap. Begitu pakai, maka dia tidak boleh minum, tidak boleh ke toilet untuk buang air kecil atau BAB. Itulah risikonya. Sengsara sekali. Tapi karena ini tugas, maka harus dijalankan,” papar dia.
Dari pengalamam kejadian ini, Clara Francis mengimbau warga masyarakat untuk selalu menegakkan protokoler kesehatan. Dengan demikian petugas kesehatan juga tidak perlu harus mengenakan APD lengkap setiap harinya.
Menurut rencana, Kamis (29/4) hari ini, petugas kesehatan kembali akan melaksanakan rapid massal untuk kurang lebih 200 orang pelajar SMPK Seminari BSB Maumere.
Clara Francis memastikan akan melibatkan petugas kesehatan yang mengenakan APD lengkap dengan daya tahan tubuh yang lebih baik.*** (eny)




















