Staf Khusus Menkominfo Tekankan Kualitas dan Kontinuitas Produk UMKM

0
230
Staf Khusus Menkominfo Philip Gobang

Maumere-SuaraSikka.com: Staf Khusus Menkominfo Philip Gobang menekankan pentingnya kualitas dan kontinuitas produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Dia menyebut dua hal itu sangat penting, apalagi ketika pelaku-pelaku UMKM memasarkan produk-produk lokal melalui pasar digital.

“Ini 2 syarat penting yang harus menjadi perhatian sungguh para pelaku UMKM,” tegas Philip Gobang pada Webinar dan Workshop Mendorong Kreasi dan Inovasi Wastra UMKM Flobamora yang berlangsung di Go Hotel Maumere, Sabtu (1/5).

Philip Gobang.bersama sejumlah pejabat menunu lokasi webinar dan workshop di Go Hotel Maumere, Sabtu (1/5)

Philip Gobang, anak mantan Ketua DPRD Sikka itu mengatakan ketika pelaku UMKM memanfaatkan pasar digital, maka produk yang akan dipasarkan bakal diketahui seluruh jagad dunia.

“Sekali klik saja, maka konsumen global akan tahu. Karena itu Mama-Mama, Saudara-Saudari pelaku UMKM Flobamora, harus pastikan kualitasnya,” pesan alumni Seminari Lela itu.

Seperti apa dan bagaimana sebuah produk yang berkualitas, Philip Gobang mengatakan Kementerian Kominfo telah menggandeng sejumlah pelaku toko online, dan membawanya ke Maumere untuk berbagi ilmu dan informasi.

“Bisa dapatkan pembelajaran dari pelaku toko online hari ini. Manfaatkan kehadiran mereka di sini,” ajak dia.

Selain kualitas produk, Philip Gobang juga menyebut kontinuitas produk. Dia mendorong pelaku UMKM Flobamora agar selalu menyiapkan dan menyanggupi ketersediaan produk.

“Ketika masuk ke pasar global, pesanan akan datang dari berbagai daerah. Karena itu ketersediaan produk menjadi sangat penting,” ujar dia.

Philip Gobang mengatakan pelaku UMKM yang tidak kontuinitas akan dengan mudah tersingkir dari pasar digital.

“Sekali dua kali pesanan, kita masih sanggup. Begitu pesanan berikut, sudah habis. Nah ini yang harus diperhatikan,” ingat dia.

Philip Gobang sedang berdiskusi dengan pelaku UMKM dari Moni Kabupaten Ende

Dia menambahkan bahwa masa pandemi sekarang berdampak sangat besar, termasuk efek kepada pelaku UMKM. Karena itu, pasar digital menjadi kebutuhan kekinian untuk membangkitkan perekonomian di Indonesia.

Terhadap hal ini, sejak tahun 2021 Kementerian Kominfo akan berkonsentrasi membangun infrastruktur telekomunikasi di seluruh wilayah kawasan tertinggal terdepan, dan terpinggir (3T).

Dia menyebut dari 83.000 lebih desa di Indonesia, terdata 12.548 desa yang belum terkoneksi atau blang spot. Dan atas arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Kominfo ditugaskan membangun jaringan telekomunikasi pada kawasan 3T.

Sementara untuk desa-desa di luar kawasan 3T, yang diketahui masih blang spot, akan menjadi tugas dari mitra Kementerian Kominfo yakni Telkomsel, XL, dan Indosat.

“Seluruh pembangunan jaringan internet sedang diupayakan, dan diharapkan selesai pada tahun 2022. Sehingga tahun depan seluruh desa kelurahan sudah terkoneksi internet,” papar dia.

Ketika pada waktunya seluruh Indonesia terkoneksi internet, lanjut dia, diharapkan seluruh masyarakat di pelosok tanah air menggunakan akses internet untuk membangun kehidupan lebih baik yang punya dampak secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini