JKN-KIS Bebaskan Biaya Pengobatan Ginjal dan Diabetes

0
77
JKN-KIS Bebaskan Biaya Pengobatan Ginjal dan Diabetes
Maria Misraela

Maumere-SuaraSikka.com: Penderita sakit ginjal dan diabetes, tidak perlu kuatir dengan biaya pengobatan. Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bisa membebaskan dari beban itu.

Pengalaman ini dialami warga Kabupaten Sikka bernama Maria Misraela. Perempuan 63 tahun ini bersyukur tidak mengelurkan biaya sepeser pun untuk pengobatan ginjal dan diabetes yang diderita suaminya.

“Beruntung sekali menjadi peserta JKN-KIS. Buktinya suami saya bebas biaya selama pengobatan ginjal dan diabetes,” ungkap dia senang.

Awalnya Mis, demikian sapaan perempuan ini, gelisah memikirkan biaya pengobatan setelah suaminya divonis menderita ginjal dan diabetes. Dia membayangkan biaya pengobatan yang tentunya tidak sedikit jumlahnya. Sementara penghasilan mereka hanya cukup untuk kebutuhan rumah tangga.

Mis mengaku mendapat informasi tentang program JKN-KIS yang bisa menjaminkan biaya kesehatan peserta. Sebagai peserta JKN-KIS, dia menyambut baik informasi ini.

Tapi Mis masih belum yakin. Perempuan ini berpikir tidak gampang memanfaatkan JKN-KIS, apalagi dengan proses yang dia dengar, katanya rumit dan bertele-tele.

Namun demi kesembuhan suaminya, Mis lalu mengikuti prosedural yang disaratkan BPJS Kesehatan sebagai lembaga penjamin. Ternyata prosesnya sederhana, tidak seperti kabar yang dia dengar sebelumnya.

Setelah mengikuti prosedural, Mis pun menikmati hasilnya. Dan terbukti, suaminya bebas biaya pengobatan berkat program JKN-KIS.

“Modal satu-satunya untuk pengobatan ginjal dan kencing manis suami saya adajah JKN-KIS,” ujar dia bangga sambil menunjuk KIS.

Mis bersyukur sekali karena JKN-KIS menghapus semua kegelisahannya akan biaya pengobatan. Jika tanpa program ini, dia meyakini suaminya tidak akan menjalani pengobatan medis karena ketiadaan biaya.

Selain bebas biaya pengobatan, Mis juga bersyukur karena suaminya memdapat pelayanan yang baik dari petugas medis. Dia mengaku tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien umum dengan pasien yang menggunakan JKN-KIS.

Mis memastikan mendapat manfaat besar menjadi peserta JKN-KIS. Terutama bagi warga masyarakat yang sedang kesulitan biaya pengobatan.

“Jadi peserta, dan lancar bayar iuran, kita akan dapat manfaat besar JKN-KIS,” ungkap dia.

Perempuan ini tidak henti-hentinya bersyukur atas kehadiran program JKN-KIS. Karenanya, dia meminta pemerintah terus melanjutkan program ini. Mis memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini