Aksi Brutal Sopir Dump Truk, Seruduk Kendaraan di Jalanan, 1 Pengendara Motor Tewas

0
1093
Aksi Brutal Sopir Dump Truk, Seruduk Kendaraan di Jalanan, 1 Pengendara Motor Tewas
Dump truk maut berwarna kuning, terperosok keluar jalur di Woloara setelah sebelumnya melakukan aksi brutal, Rabu (5/5) malam (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang pria menyetir dump truk berwarna kuning, lalu menyeruduk secara brutal kendaraan di jalanan. Akibatnya 1 orang tewas, dan beberapa pelintas jalan mengalami luka. Sopir itu sendiri pun akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi Rabu (5/5) di Kabupaten Sikka, dan sempat menjadi viral. Beredar sejumlah foto dan video tentang aksi brutal yang berujung maut itu. Netizen pun tidak kalah seru membincangkan di media sosial.

Aksi brutal ini akhirnya terhenti di Woloara Desa Ribang, setelah dump truk dengan nomor polisi DH 8704 AF keluar dari badan jalan. Massa yang menguntit mobil ini langsung menghakimi sopir.

DF, 30 tahun, sopir yang beralamat di Taikola Desa Polo Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten TTS, mengalami memar pada kepala, luka robek pada kepala samping kiri, pendarahan pada telinga dan kepala, serta tidak sadarkan diri akibat amuk massa.

Kasubbag Humas Polres Sikka Iptu Margono

Kapolres Sikka melalui Kasubbag Humas yang dihubungi Kamis (6/5) pagi, memastikan sopir dump truk meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis di RSUD TC Hillers Maumere.

Iptu Margono membenarkan telah terjadi kecelakaan lalulintas dengan korban meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di atas jalan umum jurusan Nita-Maumere, Jalan Kolombeke Nangalimang, dan Jalan Gajah Mada Kelurahan Madawat.

Dia menambahkan warga yang menjadi korban meninggal dunia yakni VA, 52 tahun, yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Perempuan yang berasal dari Desa Tebuk Kecamatan Nita itu mengalami memar pada kepala belakang, pendarahan pada telinga kanan, luka robek pelipis kiri, luka lecet pada kaki kanan dan kiri, serta tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia.

Kasubbag Humas Polres Sikka menjelaskan insiden maut itu berawal sekitar pukul 18.30 Wita.

DF yang diduga dalam pengaruh alkohol membawa beberapa penumpang yakni Yulius Misa, Umbu Lenobota, Melki Tenis, dan Markus Lakilaf.

Dia mengemudikan dump truk dari arah Nita menuju Maumere. Di Nangalimang, DF menabrak VA, pengendara Honda Beat yang berada di depannya.

Korban terpental, sementara DF terus melajukan dump truk dengan kecepatan tinggi sambil menyeret Honda Beath hingga perempatan lingkar luar Jalan Gajah Mada.

Selanjutnya dump truk maut itu berbelok ke arah timur, menuju ke perempatan ingkar luar Desa Watugong. Dari situ berbelok ke arah utara Jalan Brai, hingga pertigaan Makodim Sikka berbelok ke arah barat menuju Gelora Samador.

Dump truk terus melaju ke arah selatan, dan di sekitar Jalan Gajah Mada menabrak lagi Yoga, pengendara Honda Revo nomor polisi L 6116 WR.

DF melajukan terus kendaraan, lalu menabrak lagi Honda Revo EB 4422 NB, dikemudikan Yoseph Narlis yang datang dari arah Nita menuju ke Maumere.

Dump truk kuning itu terus melaju dengan kecepatan tinggi, melintas kembali Nangalimang, dan akhirnya keluar dari badan jalan di Woloara.

Massa yang menguntit dump truk dengan menggunakan roda dua, langsung melampiaskan kemarahan. DF jadi bulan-bulanan penghakiman massa.

Iptu Margono menambahkan polisi telah mengambil keterangan dari sejumlah saksi seperti Fransiskus Frengki dan Yeri Yulianto yang adalah tukang ojek, Hendrikus Hengki dan Antonius Dismas sebagai pelintas jalan, serta Marsel Marfin dan Debora Viviana warga Nangalimang.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa 1 unit dump truk kuning yang dikendarai DF, serta 1 unit Honda Beat tanpa TNKB, 1 unit Honda Revo warna merah, dan 1 unit Honda Revo warna hitam.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini