Kasus Pengadaan Trafo Naik ke Penyelidikan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 21 Mei 2021 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Sikka Fahmi audiens dengan perwakilan PMKRI Maumere, Jumat (21/5)

Kajari Sikka Fahmi audiens dengan perwakilan PMKRI Maumere, Jumat (21/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Kejaksaan Negeri Sikka terus serius mendalami dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan trafo di RSUD TC Hillers Maumere. Kini statusnya telah dinaikkan dari puldata menjadi penyelidikan.

Ihwal peningkatan status kasus pengadaan trafo tersebut disampaikan Kajari Sikka Fahmi kepada perwakilan PMKRI Maumere, Jumat (21/5) di ruang kerja Kasi Datun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kajari Sikka Fahmi usai audiens dengan aktifis PMKRI Maumere

PMKRI Maumere menggelar aksi unjuk rasa dan demonstrasi ke Kantor Kejari Sikka sehubungan dengan kasus pengadaan trafo senilai Rp 1,8 miliar.

Fahmi menegaskan pihaknya tidak main-main dalam menangani kasus pengadaan trafo.

“Kali lalu masih dalam status puldata. Sekarang sudah penyelidikan. Artinya ada perkembangan,” ungkap dia menepis keraguan PMKRI Maumere.

Kajari Sikka Fahmi usai audiens

Fahmi meminta dukungan PMKRI Maumere untuk terus mengawal dan mendorong Kejaksaan Negeri Sikka dalam memberantas praktik-praktik korupsi kolusi dan nepotisme yang terjadi di daerah ini.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Terus terang, di sini bukan hanya trafo, tapi ada banyak kasus dugaaan tindak pidana korupsi lainnya. Kami terus bekerja dalam senyap,” tambah dia.

Audiens yang berlangsung sekitar 1 jam itu sempat terjadi dinamika yang alot. Sekjen PMKRI Maumere Arsenus Gorby da Gomez mendesak Kajari Sikka mengumumkan ke publik tentang hasil pulbaket.

Kajari Sikka menolak menginformasikan ke publik dengan alasan kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Jika disampaikan ke publik, dia kuatir bisa berakibat kepada hilangnya barang bukti atau terduga pelaku melarikan diri.

Kajari Sikka Fahmi pose bersama aktifis PMKRI Maumere

Fahmi memastikan akan menyampaikan ke publik setelah kasus ini menjadi terang-benderang.

“Proses masih panjang. Setelah penyelidikan, masih ada penyidikan, penuntutan dan seterusnya. Pada saatnya kami akan sampaikan,” ujar dia.

Kajari Sikka meminta kesabaran PMKRI Maumere untuk menunggu hingga pihaknya selesai mendalami kasus pengadaan trafo.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
PMKRI Maumere longmarch di Jalan Ahmad Yani menuju Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, Jumat (21/5)

Sebelumnya, puluhan aktifis PMKRI Maumere menggelar aksi damai terkait kasus dugaan tipikor Pengadaan Trafo. Mereka melakukan longmarch di ruas Jalan Ahmad Yani menuju Kantor Kehaksaan Negeri Sikka yang terletak di Jalan Sudirman.

Sepanjang jalan, sejumlah orator membeberkan dugaan tipikor Pengadaan Trafo, dan mendesak Kajari Sikka untuk segera menetapkan tersangka. PMKRI Maumere menduga belanja trafo hanya sebesar Rp 500 ribu, padahal anggaran mencapai Rp 1,8 miliar.

Dalam aksi damai tersebut, aktifis PMKRI Maumere membawa 2 buah spanduk, masing-masing bertuliskan “Negara jangan kalah dengan koruptor”, dan “Tegakkan moral Kejaksaan Negeri Sikka”.

Aksi damai ini dikawal.ketat puluhan personil Polres Sikka, baik saat longmarch maupun di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru