Selesaikan Utang Bagian Umum, Sekda Sikka Minta Waktu 1 Bulan

0
660
Selesaikan Utang Bagian Umum, Sekda Sikka Minta Waktu 1 Bulan
Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera

Maumere-SuaraSikka.com: Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera terlibat menyelesaikan utang yang terjadi pada Bagian Umum Setda Sikka. Dia meminta waktu 1 bulan untuk mengurusi persoalan tersebut.

“Tadi saya sudah bertemu penyedia, ada 2 orang, dan saya tawarkan selesaikan sampai akhir Juni ini, dan mereka sepakat,” terang Sekda Sikka kepada wartawan, Rabu (2/6).

Dalam satu bulan ini, Sekda Sikka akan melakukan langkah-langkah penyelesaian untuk menuntaskan masalah utang di Bagian Umum.

Dia menyebut 3 langkah penyelesaian yakni pengidentifikasian, pengujian, dan pengadministrasian. Pihak UD Deka selaku penyedia akan dilibatkan sehingga mendapatkan titik temu.

Sekda Sikka mengatakan pada tahap awal dia akan mengidentifikasi komponen belanja dan nota-nota tagihan yang diberikan UD Deka. Dari situ, kata dia, akan dipilah, mana yang menjadi kewajiban Bagian Umum, dan mana yang menjadi kewajiban personal.

“Kalau ada kewajiban secara personal, ya harus segera diselesaikan,” ujar dia.

Setelah identifikasi, dilanjutkan dengan tahap pengujian. Sekda Sikka akan membedah Dokumrn Pelaksanaan Anggaran (DPA) Bagian Umum TA 2019 untuk memastikan pengadaan barang yang justeru berdampak pada utang.

“Kalau pun itu merupakan anggaran yang harus dibayarkan dari Baian Umum, maka kita akan uji lagi dengan DPA 2019 yang sudah di-SPJ-kan. Jangan sampai komponen belanja yang diajukan oleh penyedia ternyata itu sudah masuk di dalam pertanggungjawaban. Jadi harus diuji ulang,” ungkap dia.

Pada tahap ini, Sekda Sikka mengatakan akan dilakukan juga pengujian terhadap data aset. Menurut dia, ketika dilakukan pengadaan, maka konsekuensinya barang-barang tersebut harus diperiksa dan tercatat sebagai aset daerah.

Dan langkah yang terakhir, kata dia, yakni melakukan pengadminsitrasian untuk kemudian menganggarkan biaya yang harus dibayarkan kepada penyedia.

Terkait batas waktu hingga 30 Juni 2021, Sekda Sikka belum bisa memastikan apakah saat itu Bagian Umum sudah bisa membayar utang kepada UD Deka.

Dia beralasan, harus disesuaikan juga dengan mekanisme anggaran.

Sementara itu, secara terpisah Martin Lomi selaku pemilik UD Deka mengakui telah bertemu Sekda Sikka untuk menyampaikan kembali utang Bagian Umum kepada perusahaannya.

Dalam pertemuan tersebut, kata dia, Sekda Sikka meminta waktu 1 bulan hingga 30 Juni 2021. Dia pun menyepakati tawaran tersebut.

Martin Lomi mengharapkan Sekda Sikka komitmen dan konsisten dengan waktu yang telah disepakati.

“Saya percaya Pa Sekda akan komitmen,” ungkap dia.

Damianus Yo sedang berada di Kantor Bagian Umum Setda Sikka, Rabu (2/6) pagi

Sebelumnya Damianus Yo, orang yang dikuasakan Martin Lomi untuk melakukan penagihan utang, Rabu (2/6) pagi, kembali mendatangi Kantor Bagian Umum. Dia gagal bertemu Kabag Umum karena masih sedang sakit.

Sesuai hasil pertemuan Senin (31/5), Damianus Yo kemudian ke ruangan Sekda Sikka. Namun saat itu Sekda Sikka sedang berada di Doreng untuk sebuah kegiatan pemerintahan.

Sekembali dari Doreng, Sekda Sikka langsung menggelar pertemuan bersama Martin Lomi dan Damianus Yo. Pertemuan ini tertutup untuk wartawan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini