



Maumere-SuaraSikka.com: Wabah Covid kini mulai menyasar pegawai negeri di Sikka. Setidaknya 5 pejabat sudah terpapar.
Awalnya wabah ini menyentuh Direktris RSUD TC Hillers Maumere Marietha Laetitia Dua Weni bersama suaminya yang menjabat Kepala Bagian Umum Setda Sikka Bernadus Absalon Parera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasangan suami istri ini baru kembali dari Jakarta mengikuti acara kedukaan keluarga. Setelah mengalami gejala, mereka melakukan pemeriksaan mandiri dan hasilnya positip.
Dari penelusuran terhadap kontak erat di RSUD TC Hillers, diketahui ada beberapa pegawai negeri yang akhirnya tertular.
Menyusul setelah itu seorang pejabat pada Kantor Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Pejabat ini masih ada alur matarantai dengan kontak erat positip di RSUD TC Hillers Maumere. Istrinya yang bekerja di rumah sakit dipastikan positip. Sebanyak 22 kontak erat akhirnya menjalani pemeriksaan.

Setelah itu Camat Tanawawo Yakobus Oktavianus juga diserang wabah ini. Dia dirujuk dari RSU Santo Gabriel Maumere.
Dan yang terakhir Kepala Inspektorat Germanus Goleng yang terkonfirmasi positip setelah melakukan pemeriksaan mandiri untuk kepentingan perjalanan dinas keluar daerah.
Tercatat 39 kontak erat yang pagi tadi menjalani pengambilan rapid antigen. Hingga kini hasilnya belum diketahui.

Terhadap hal ini, Jurubicara Satgas Covid Sika Bidang Kesehatan Clara Francis menekankan bahwa Covid bisa menyerang siapa saja.
“Jadi saya mau bilang, siapa saja bisa kena. Kuncinya adalah disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” tegas Clara Francis di Kantor Dinkes, Senin (21/6).
Clara Francis mengingatkan kepada semua warga Kabupaten Sikka untuk konsisten melaksanakan prokes dengan cara 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan air mengalir, dan mengurangi mobilitas.
Malah, kata dia, prokes sekarang ditambah 1 item lagi sehingga menjadi 6M. Item yang baru yakni menghindari makan bersama.*** (eny)


















