Kasus Covid Meningkat, Camat Kangae Batasi Aktifitas Warga Hingga Jam 8 Malam

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 24 Juni 2021 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 34 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Kangae Yohanes E Satriawan memberikan edukasi protokol kesehatan kepada warga di Kantor Desa Habi, Kamis (24/6) (foto: istimewa)

Camat Kangae Yohanes E Satriawan memberikan edukasi protokol kesehatan kepada warga di Kantor Desa Habi, Kamis (24/6) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Camat Kangae Yohanes E Satriyawan membatasi aktifitas warga di kecamatan itu hingga jam 8 malam atau pukul 20.00 Wita.

Kebijakan tersebut diberlakukan sejak hari ini, menyusul meningkatnya kasus positip Covid di wilayah Kangae.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana diketahui, dalam waktu 3 hari terakhir tercatat 45 warga di Desa Habi dan Desa Watumilok terkonfirmasi positip.

“Aktifitas hanya sampai jam 8 malam. Setelah jam itu warga harus berada di dalam rumah masing-masing,” tegas dia kepada media ini, Kamis (24/6) malam.

Dia mengatakan kebijakan membatasi aktifitas warga masyarakat sebagai upaya dini untuk mencegah penularan Covid yang kini sedang menyerang wilayah itu.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Untuk mendukung kebijakan ini, pihaknya mengaktifkan tugas dan fungsi Satgas Covid Kecamatan dan Desa agar melakukan pemantauan.

Dia berharap warga masyarakat secara sadar dan bersama-sama bergerak mencegah penularan wabah corona.

“Butuh kesadaran bersama, sehingga kami harap sekali warga masyarakat mendukung kebijakan ini,” ujar dia.

Mantan Camat Bola itu juga menyinggung soal masih terjadi kegiatan pesta yang praktis menciptakan kerumunan. Apalagi, kata dia, ledakan positip Covid di Kangae justeru berawal dari kegiatan pesta.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Karena itu dia mengaku telah berkoordinasi dengan semua kepala desa di Kecamatan Kangae agar untuk sementara waktu tidak memberikan rekomendasi izin keramaian untuk kegiatan pesta.

Pada awal Juli mendatang, lanjut dia, ada rencana pemberian Komuni Suci Pertama pada sebuah paroki di wilayah Kangae. Dia mengaku gusar sekali dengan agenda tersebut.

Namun akhirnya dia bersyukur karena otoritas Gereja setempat telah memastikan penundaan kegiatan sehubungan dengan meningkatnya kasus positip di Kangae.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru