



Maumere-SuaraSikka.com: Pasien Covid di Ruang Isolasi Covid di RSUD TC Hillers Maumere kini membludak. Alhasil kapasitas tempat tidur pun tidak mencukupi.
Ruang Isolasi Covid RSUD TC Hillers menyediakan 15 tempat tidur. Hingga Kamis (24/6) sudah terisi 13 pasien. Hanya tersisa 2 tempat tidur saja. Kondisi ini sangat menguatirkan jika ke depan terjadi penumpukan pasien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Asep Purnama, salah satu dokter yang bertugas di ruang isolasi mengaku prihatin dengan kondisi yang sedang terjadi. Dia lalu menulis keprihatinan tersebut pada laman facebook miliknya, Kamis (24/6).
“Kemarin 5 kasus Covid-19 menjadi penghuni baru ruang isolasi Covid-19 RSUD TC Hillers. Sehingga tingkat hunian (Bed Occupany Red = BOR) ruang isolasi hari ini sangat tinggi, yaitu 86,7 %. Hanya tersisa 2 bed kosong,” tulis dia, Kamis (24/6).
Untuk mengantisipasi ledakan pasien, Asep Purnama memohon warga masyarakat Kabupaten Sikka berkenan melakukan upaya pencegahan. Cara yang sederhana, kata dia, yakni dengan disiplin menegakkan protokoler kesehatan.
“Mohon dengan segala kerendahan hati agar berkenan melakukan upaya pencegahan. Lakukan protokol kesehatan dengan disiplin,” pinta dia.

Dokter dan tenaga medis, lanjut dia, dengan segala keterbatasan yang ada, terus akan melayani dengan sepenuh hati.
“Tapi percayalah, jauh lebih nyaman tinggal di rumah sendiri, dibandingkan di ruang isolasi,” ujar dia.
Asep Purnama meminta semua warga masyarakat agar saling mengingatkan, saling melindungi, dan saling mendoakan. Dia meyakini pencegahan secara bersama-sama bisa mengeliminir dan memutus matarantai penularan.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan pihaknya segera mengambil langkah-langkah antisipasi. Salah satu yang dilakukan yakni berkoordinasi dengan RS Santa Elisabeth Lela dan RS Santo Gabriel Kewapante.
Dua rumah sakit swasta ini menjadi rumah sakit second line yang disiapkan untuk mendukung penanganan pasien Covid.
Jumlah kasus positip Covid di Kabupaten Sikka meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir ini. Dari sebelumnya 0 kasus positip pada akhir Mei, kini melonjak hingga ratusan kasus positip.
Wabah Covid belakangan ini sudah menyerang hingga pegawai negeri sipil. Tercatat 21 orang pegawai negeri kini terpapar. Clara Francis mewanti-wanti terjadinya klaster perkantoran.*** (eny)


















