



Maumere-SuaraSikka.com: Kasus Covid di Kabupaten Sikka akhir-akhir ini meningkat. DPRD Sikka anjurkan gelar operasi yustisi untuk menekan laju penularan.
Sikap lembaga perwakilan rakyat itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa saat memberikan sambutan pada rapat paripurna DPRD Sikka dengan agenda Pembentukan Pansus LHP BPK, Selasa lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gorgonius Nago Bapa yang memimpin paripurna meminta pemerintah daerah setempat mempertimbangkan kembali sejumlah kebijakan sebagai upaya menekan laju penularan Covid.
Politisi Partai Golkar itu menganjurkan beberapa kebijakan yang bisa diterapkan seperti penegakkan protokol kesehatan secara ketat. Salah satu yang perlu dilakukan yakni operasi yustisi.
“Harus dilakukan operasi yustisi terhadap prokes, tetapi secara humanis dan tegas,” ujar anggota DPRD Sikka tiga periode itu.
Dia juga berharap pemerintah daerah setempat menyukseskan program vaksinasi nasional.
Dalam kaitan dengan itu, kata dia, pemerintah juga harus memberikan sosialisasi penyadaran agar masyarakat bijak atau tidak terpengaruh dalam menghadapi berbahai isu berita hoax terkait dampak vaksinasi.
Gorgonius Nago Bapa menambahkan jika diperlukan pemerintah daerah setempat boleh
menetapkan mekanisme pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.
Sebagaimana diketahui dalam 10 hari terakhir ini terjadi peningkatan kasus positip di Kabupaten Sikka. Hingga Kamis (24/6) pukul 18.00 Wita, tercatat 134 orang aktif positip.*** (eny)


















