
Maumere-SuaraSikka.com: Polda NTT akhirnya turun ke Kota Maumere, Jumat (2/7), dalam rangka pemeriksaan terhadap 13 anak pekerja pub.
Personil Polda NTT yang turun ke Maumere berjumlah 8 orang, di bawah pimpinan Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Kompol Mohamad Mukhson.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antara personil yang datang ke Maumere, terlihat 3 personil penyidik dari Unit PPA. Mereka inilah yang memiliki sertifikasi untuk melakukan pemeriksaan.
“Sebetulnya ada keinginan kami untuk membawa mereka ke Kupang. Namun karena sebelumnya mereka menolak, sehingga kami periksa di sini. Kami mencoba untuk mengikuti semua kepentingan,” ungkap dia.
Mohamad Mukhson memastikan kasus eksploitasi yang melibatkan 17 anak pekerja pub, kini sudah memasuki tahap penyidikan.
Dia menambahkan pihaknya berencana agar kasus ini secepatnya bisa selesai sehingga segera diajukan ke jaksa penuntut umum.
Pantauan media ini, Mohamad Mukhson bersama personil Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda NTT tiba di Kantor Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK) sekitar pukul 11.20 Wita.

Setelah tiba, Mohamad Mukhson langsung berkoordinasi dengan Suster Eustachia, SSpS selaku Pimpinan TRuK. Kurang lebih 15 menit kemudian mereka meninggalkan Kantor TRuK.
Sementara itu, 3 penyidik PPA tengah melakukan pemeriksaan. Ada tiga ruangan TRuK yang digunanakan untuk pemeriksaan yakni ruangan Bagian Pendampingan,
Bagian Program, dan
Bagjan Keuangan.
Mohamad Mukhson berjanji akan memberikan keterangan media setelah semua pemeriksaan selesai.
Lebih lanjut dia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dan mengikuti proses terhadap masalah ini. Dia memohon dukungan semua pihak agar kasus ini bisa segera diselesaikan.*** (eny)



















