
Maumere-SuaraSikka.com: Wabah covid makin menggila di Kabupaten Sikka. Bayangkan, dalam waktu 11 hari terakhir penyakit ini merenggut 12 nyawa.
Secara keseluruhan sejak Covid melanda Kabupaten Sikka, sudah 23 orang yang terpapar positip dipastikan meninggal. Paling drastis terjadi selama 11 hari terakhir ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Data media ini, pasien Covid pertama yang meninggal pada 25 Nopember 2020. Selanjutnya kasus kematian ke-11 terjadi pada 7 April 2021.
Setelah kasus kematian ke-11, tidak terjadi lagi kasus kematian yang baru. Covid mulai mengganas setelah terjadi peningkatan kasus positip pada awal Juni 2021.
Pada akhir Juni 2021, persisnya 25 Juni 2021, muncul kasus kematian ke-12. Dua hari berselang, 27 Juni 2021, dua kasus kematian berturut-turut.
Kematian akibat Covid, belum berhenti. Sehari sesudahnya, 28 Juni 2021 bertambah lagi kasus ke-15. Lalu dua hari kemudian, seorang pasien positip meninggal di rumahnya.
Memasuki Juli 2021, hingga hari ketiga, tidak ada kasus kematian. Mendadak pada 4 Juli 2021 dikabarkan 4 pasien positip meninggal dunia.
Belum selesai peristiwa duka akibat Covid, hari ini Selasa 5 Juli 2021, dipastikan 3 orang meninggal akibat Covid.
Salah satunya meninggal di Ruang Isolasi RS Santa Elisabeth Lela. Ini adalah kematian pertama di rumah sakit tersebut.

Dari 23 kasus positip yang meninggal dunia, 20 orang meninggal di Ruang Isolasi Covid RSUD TC Hillers Maumere, 2 meninggal di rumah, dan 1 meninggal di RS Santa Elisabeth Lela.
Selanjutnya, 1 orang yang meninggal pertama dimakamkan di Pekuburan Islam Waturia, 21 orang dimakamkan di Tempat Pemakaman Khusus Covid di Urung Pigang Kelurahan Wolomarang, dan 1 orang dimakamkan di halaman rumah pribadi karena mendapat penolakan dari keluarga.*** (eny)



















