Satgas Rencana Polisikan Provokatur Pemakaman Paksa Pasien Covid di Mego

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 6 Juli 2021 - 01:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 31 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien Covid yang meninggal di Mego dikuburkan di halaman rumah pribadi, Minggu (4/7) (foto: istimewa)

Pasien Covid yang meninggal di Mego dikuburkan di halaman rumah pribadi, Minggu (4/7) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka bakal mempolisikan provokatur yang memakamkan secara paksa pasien Covid yang meninggal pada halaman rumah pribadi di Kecamatan Mego, Minggu (4/7).

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis mengatakan saat ini pihaknya sedang membuat kajian untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami siapkan kajian, nanti akan dianalisis oleh Bagian Hukum Setda Sikka,” jelas Clara Francis di halaman Gedung Isolasi Covid RSUD TC Hillers Maumere, Senin (5/7).

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Dia menyampaikan bahwa laporan Satgas Covid Sikka terkait 2 hal yakni pelanggaran terhadap pelaksanaan protokol kesehatan dan penolakan terhadap Satgas Covid Sikka yang akan melaksanakan tugas.

Jurubicar Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Menurut Clara Francis, aksi yang dilakukan sekelompok orang di Mego, lebih disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap tata cara pemakaman pasien Covid yang meninggal.

Kasus di Mego, kata dia, sebenarnya tidak perlu terjadi. Dia beralasan setelah Satgas Covid Sikka melakukan edukasi, keluarga inti dari orang yang meninggal sudah bersedia jenazah VR dimakamkan pada Tempat Pemakaman Khusus Covid di Urung Pigang Kelurahan Wolomarang.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Lalu tiba-tiba ada keluarga lain yang datang menghadang. Mereka ini tahunya hanya sebagian, tapi seolah-olah tahu paling banyak. Mereka ini yang memprovokasi,” kesal Clara Francis.

Akhirnya jenazah VR dimakamkan di halaman rumah. Satgas Covid Sikka tidak bisa berbuat apa-apa karena situasi waktu itu sangat tidak kondusif.

Informasi yang dihimpun media ini, polisi sudah mengantongi wajah sejumlah orang yang diduga memprovokasi perlawanan terhadap Satgas Covid Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru