Bersama Lawan Covid, Jangan Biarkan Nakes Sendiri Berjuang

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 7 Juli 2021 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemakaman sedang bersiap-siap mengevakuasi jenazah ke TPK Covid, Selasa (6/7)

Petugas pemakaman sedang bersiap-siap mengevakuasi jenazah ke TPK Covid, Selasa (6/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Sikka bersama-sama melawan Covid. Dia meminta agar jangan membiarkan tenaga kesehatan sendiri yang berjuang.

Clara Francis menyampaikan ajakan ini setelah kasus meninggalnya pasien Covid ke-25, Rabu (7/7). Sebelumnya imbauan seperti ini sudah berulang kali disampaikan dalam berbagai kesempatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari kita berjuang bersama agar pandemi Covid segera berlalu,” ajak Clara Francis.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis

Clara Francis yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan itu mengatakan upaya melawan penularan Covid bisa dilakukan dengan cara sederhana yakni menegakkan disiplim protokoler kesehatan. Inilah cara satu-satunya yang dianjurkan WHO.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

“Mari kita taat protokol kesehatan. Jaga orang-orang yang kita cintai mulai dari diri kita dengan disiplin menjalankan 5M,” seru dia.

Dia mengingatkan jika masyarakat lalai.dan bersikap masa bodoh terhadap protokol kesehatan, maka dampaknya akan sangat besar sekali.

“Jika kita abaikan protokol kesehatan karena kelalaian dan sikap masa bodoh kita, maka layanan kesehatan juga akan kolaps. Jadi mari kita berjuang bersama, jangan biarkan nakes berjuang sendiri,” kata dia.

Wabah Covid kini sedang serius menyerang warga masyarakat di Kabupaten Sikka. Sejak awal Juni 2021 terjadi peningkatan kasus yang sangat drastis. Bukan saja meningkatnya jumlah kasus positip, tapi juga jumlah kasus kematian.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Dua mobil operasional yang memperlancar evakuasi jenazah ke TPK Covid

Sejak Nopember 2020 hingga awal April 2021, atau selama 6 bulan, tercatat 11 terpapar positip yang meninggal dunia.

Setelah berhenti selama 3 bulan, kasus kematian muncul lagi pada akhir Juni 2021. Hanya dalam waktu satu minggu di akhir pekan bulan Juni 2021, tercatat 5 kasus kematian.

Peningkatan kasus kematian makin tajam di awal Juli 2021. Dalam waktu 4 hari berturut-turut sejak Minggu (4/7), diketahui 10 orang meninggal dunia.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru