Empat Hari Berturut-Turut 10 Pasien Covid Meninggal

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 7 Juli 2021 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga pasien yang meninggal sempat mendekati ruang pemulasaran jenazah di Ruang Isolasi Covid RSUD TC Hillers Maumere, Rabu (7/7)

Keluarga pasien yang meninggal sempat mendekati ruang pemulasaran jenazah di Ruang Isolasi Covid RSUD TC Hillers Maumere, Rabu (7/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus kematian akibat Covid di Kabupaten Sikka, belum berhenti. Selama empat hari berturut-turut, tercatat 10 orang meninggal dunia.

Rabu (7/7) hari ini, dikabarkan seorang pasien Covid meninggal di Ruang Isolasi Covid RSUD TC Hillers Maumere. Pasien yang meninggal ini diketahui berinitial SA asal Desa Nitakloang Kecamatan Nita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria berumur 63 tahun ini dikabarkan meninggal pada pukul 17.40 Wita. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Jurubicara Satgas Covid Sikka.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Pantauan media ini, keluarga pasien yang meninggal mulai berdatangan ke Ruang Isolasi Covid RSUD TC Hillers. Dari kejauhan terdengar seorang ibu meratap dan menangis sambil menyebut-nyebut nama almarhum yang meninggal.

Bahkan ada keluarga yang nekad mendekati ruang pemulasaran jenazah, untuk melihat dari dekat proses yang sedang dilakukan petugas pemulasaran jenazah.

Sebelum SA, pada Minggu (4/7) tercatat 4 orang meninggal karena Covid. Ini adalah jumlah kematian paling tinggi dalam satu hari.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Selanjutnya pada Senin (5/7), Covid merenggut lagi 3 nyawa. Kemudian pada Selasa (6/7), 2 orang lagi dipastikan meninggal.

Jika ditambah SA yang meninggal petang tadi, maka dalam empat hari berturut-turut tercatat 10 korban nyawa akibat Covid.

Semuanya adalah warga Kabupaten Sikka, kecuali YMG yang meninggal Selasa (6/7) kemarin berasal dari Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru