PPKM Level 4 Diperpanjang, Kasus di Sikka Masih Tinggi

0
1857
PPKM Level 4 Diperpanjang, Kasus di Sikka Masih Tinggi
Suasana TPI Alok pada saat PPKM Level 4 pekan lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pada 21 propinsi dengan 45 kabupaten/kota luar Pulau Jawa dan Bali. Pemberlakuannya mulai Selasa (3/8) hingga Senin (9/8). Kasus di Kabupaten Sikka pun masih terbilang tinggi.

“Di luar Jawa Bali ini ada 21 propinsi dan 45 kabupaten/kota yang Level 4, dan ini dilanjutkan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers, Senin (2/8), sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia.

Airlangga menyebut propinsi yang menerapkan PPKM Level 4 itu masih mengalami lonjakan kasus positip Covid, dengan lima yang tertinggi yakni Sulawesi Tengah, Riau, Sumatera Utara, Gorontalo, dan Kalimantan Barat.

Pelaksanaan vaksinasi di Koramil Alok, Jumat (30/7)

“Kemudian beberapa propinsi turun, yaitu di NTT kecuali Kabupaten Sikka, Lampung, NTB, Maluku, Malut, Papua Barat, Kepri dan Kalteng,” ujarnya.

Selain itu, kata Airlangga, kasus positip Covid juga melonjak di Kota Medan, Kota Makasar, Kota Banjarmasin, Kota Pekanbaru, Kota Banjarbaru, Kota Tarakan dan Jayapura.

“Sedangkan kabupatennya adalah Sikka, Berau, dan Belitung. Ini adalah daerah-daerah yang kenaikannya tinggi dan pemerintah memberikan prioritas kepada daerah-daerah tersebut,” katanya.

PPKM Level 4 kali ini juga diterapkan di 7 propinsi di Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Presiden Joko Widodo pun resmi memutuskan memperpanjang penerapan PPKM Level 4 hingga 9 Agustus.

Kondisi pandemi Covid di luar Jawa dan Bali jadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, pemerintah menyebut ada lima propinsi yang jadi perhatian, yaitu Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat Lampung sebagai propinsi dengan kasus kematian terbanyak pada Kamis (29/7), yaitu 92 orang.

Kemudian, Kalimantan Timur 85 orang, Sumatera Selatan 70 orang, Riau 30 orang, dan Sulawesi Selatan 27 orang.

Seorang personil SatPol PP Sikka mengenakan masker kepada pedagang kaki lima dalam rangka pelaksanaan penegakkan PPKM Level 4

Kebijakan PPKM Level 4 awalnya bernama PPKM Darurat Jawa-Bali. Kebijakan itu diterapkan 3-20 Juli menyusul lonjakan kasus dan angka kematian Covid.

Pada 21 Juli, pemerintah memperpanjang pembatasan dengan nama PPKM Level 4. Pembatasan itu masih menerapkan sejumlah aturan PPKM Darurat, tapi melibatkan sejumlah daerah di luar Jawa dan Bali.

PPKM Level 4 diperpanjang pada 26 Juli dengan sejumlah pelonggaran. Misalnya, pembukaan toko nonkebutuhan sehari-hari, pasar rakyat, pembolehan tempat makan menggelar makan di tempat, dan pembukaan toko-toko usaha rakyat nonkebutuhan sehari-hari.

Sebanyak 95 kabupaten/kota di Jawa dan Bali menerapkan PPKM Level 4 pada 26 Juli hingga 2 Agustus. Di saat yang sama, ada 45 kabupaten/kota di 21 propinsi lainnya juga ikut menerapkan kebijakan ini.*** (*/eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini