BPJS Kesehatan Resmi Ganti Nomor Layanan Call Center

0
131
BPJS Kesehatan Resmi Ganti Nomor Layanan Call Center
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Senin (13/9) hari ini, resmi mengganti nomor layanan call center BPJS. Sebelumnya dengan nomor 1500400, kini berubah menjadi 165.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti saat virtual Grand Launching Layanan Care Center 165, Simplikasi Rujukan Pelayanan Thalasemia Mayor dan Hemofilia dan Jurnal JKN, beralasan perubahan tersebut untuk memberikan kemudahan peserta dalam mengakses layanan care center.

Selain untuk mempermudah masyarakat, Ali menkelaskan penggantian nomor call center juga bertujuan untuk mempermudah pihak BPJS Kesehatan mensosialisasikan layanannya.

“Tapi tentu jangan kuatir, mereka yang belum terbiasa atau belum tersentuh dengan sosialisasi ini, ada satu masa transisi. Masa transisi ini kita berharap sampai Desember 2021,” ujar Ali.

Pada masa transisi tersebut, masyarakat masih bisa menghubungi care center BPJS pada nomor sebelumnya. Sehingga, nomor layanan 1500400 pun masih bisa dihubungi hingga masa transisi berakhir.

“Peserta ataupun masyarakat yang belum hafal, meskipun lebih mudah 165, masih bisa menggunakan care center di nomor 1500400,” kata Ali.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto menyampaikan bahwa hal ini menjadi salah satu gambaran bahwa BPJS Kesehatan tidak eksklusif dalam pembangunan kesehatan, melainkan inklusif.

“Semangat keterbukaan dalam rangka menerima semua keluhan, permasalahan, semua masalah yang ada di peserta JKN (jaminan kesehatan nasional), kita buka selebar-lebarnya dengan call center kita,” ujar Achmad.

Tidak hanya itu, saat ini BPJS Kesehatan juga menyederhanakan sistem rujukan untuk kasus Thalasemia dan Hemofilia. Mengingat penanganan pada penyakit ini membutuhkan waktu yang panjang.

“Atensi terhadap layanan penyakit yang tidak bisa dilayani dengan waktu pendek, Thalasemia dan Hemofilia, kita sederhanakan. Sehingga ini gambaran yang jelas, memihak pada peserta JKN,” ujar Achmad.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini