SMPK Frater Maumere Cetak Prestasi Perlombaan Bulan Bahasa

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 239 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMPK Frater Maumere peserta  perlombaan Bulan Bahasa dan Sastra di IKIP Muhammadiyah, pose bersama kepala sekolah dan guru pendamping

Pelajar SMPK Frater Maumere peserta perlombaan Bulan Bahasa dan Sastra di IKIP Muhammadiyah, pose bersama kepala sekolah dan guru pendamping

Maumere-SuaraSikka.com: Prestasi akademis selalu tidak jauh dari SMPK Frater Maumere. Pelajar sekolah ini berhasil mencetak prestasi pada Lomba Bulan Bahasa dan Sastra yang digelar IKIP Muhammadiyah, Sabtu (16/10) lalu.

Kompetisi yang digelar IKIP Muhammadiyah yakni Lomba Dongeng, Lomba Puisi, dan Lomba Pidato. SMPK Frater Maumere mengutus 6 palajar, dan berhasil menyabet 4 juara dari tiga kategori lomba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ludfiani Aprilly keluar sebagai Juara 2 Lomba Dongeng. Berikutnya Yosefa M Ernestin Lein Juara 2 Lomba Puisi, serta Chricelin Margaretha Grun Juara 1 Lomba Pidato dan Anastasia Yuniarti Petra Lotu Juara 3 Lomba Pidato.

Sementara 2 pelajar peserta lomba gagal mengukir prestasi yaitu Andika William Robert pada Lomba Puisi dan Margaretha Irianti Candyliana pada Lomba Pidato.

Para pelajar yang terlibat Lomba Bulan Bahasa dan Sastra didampingi 4 orang guru pada sekolah itu. Mereka adalah Agustina R. Sumbi pendamping mendongeng, Wilfridus Kapol dan Adelberto Togo Lado pendamping puisi, dan Karolus Dolu Tien Toulwala pendamping pidato.

Kepala.SMPK Frater Maumere Frater Herman Yoseph BHK

Kepala SMPK Frater Maumere Frater Herman Yoseph BHK memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih anak-anak didiknya. Dia juga memberikan apresiasi kepada para guru pendamping.

“Yah, ini prestasi yang baik, dan menjadi motivasi bagi pelajar yang lain. Terima kasih Muhammdiyah yang sudah memberi ruang berekspresi bagi anak-anak kami,” ujar Frater Herman Yoseph.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Ludfiani Aprilly

Ludfiani Aprilly naik podium dengan membawakan dongeng rakyat dari Kabupaten Belu. Dia tampil penuh percaya diri melalui Suri Ikun dan Bui Ikun, yang menceritakan asal-usul masyarakat keturunan Belu.

Pelajar Kelas 7 ini terbilang penyuka dongeng-dongeng fantasi. Dia menekuninya sejak masih bersekolah di SDK Maria Ferrari. Dalam kesibukan aktifitas sekolah, dia sudah menghabiskan puluhan buku cerita dongeng.

 

Yosefa M Ernestin Lein

Puisi berjudul Di Tawamu Kulayarkan Perahuku, mengantar Yosefa M Ernestin Lein sebagai Juara 2 Lomba Puisi. Ini adalah satu dari tiga puisi yang disiapkan Panitia Pelaksana.

Yosefa M Ernestin Lein memilih puisi ini karena ada pesan kuat tentang persahabatan dan hubungan interaktif antarpersonal. Lebih dari itu, dia menyukai kalimat-kalimat kiasan dalam puisi itu.

Dia pun tampil dengan penuh penjiwaan, meski berlatih hanya 2 hari. Alhasil, Yosefa M Ernestin Lein menembus urutan kedua. Catatan prestasi Alumni SDK Gere ini dihadiahkan untuk orangtuanya.

“Sejak kecil Bapa dan Mama sudah mengajarkan saya berbahasa Indonesia yang baik dan benar,” ujar pembaca setia Kunang-Kunang, majalah anak-anak terbitan Ende.

Chricelin Margaretha Grun

Juara pertama Lomba Pidato jatuh kepada Chricelin Margaretha Grun, anak dari musisi lokal Jhon Papace.

Dalam durasi 7 menit, pelajar Kelas 9F ini membawakan pidato berjudul Berbahasa Indonesia secara Baik dan Benar melalui Belajar dan Berkarya Sastra.

Naskah pidato dibuat dari latar belakang semangat kemerdekaan para pahlawan bangsa, yang dia pelajari melalui matapelajaran PKN di sekolah itu.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

“Bangga sekali punya Bahasa Indonesia, sebagai perekat dan penyatu warga bangsa. Karena Bahasa Indonesia maka para pahlawan waktu itu bisa berkomunikasi dengan baik, saling mengerti, sehingga berhasil melawan kolonialisme,” ujar dia.

Anastasia Yuniarti Petra Lotu

Satu lagi pelajar yang mendapuk prestasi yakni Anastasia Yuniarti Petra Lotu. Pelajar Kelas 9C berusia 14 tahun ini keluar sebagai Juara 3 Lomba Pidato.

Dia membawakan naskah berjudul Memperkuat Karakter Generasi Muda yang Kreatif melalui Bahasa dan Sastra. Pilihan judul ini, kata dia, untuk mendorong generasi muda agar lebih mencintai bahasa dan sastra. Alasannya, dia menangkap kesan bahasa dan sastra sepertinya kurang diminati generasi muda.

Andika William Robert

Sementara itu Andika William Robert, peserta Lomba Puisi, gagal menorehkan prestasi. Dia mengaku kurang menguasai naskah puisi dan tidak mengekspresikan penjiwaan sesuai naskah.

Meski gagal, gadis 14 tahun penghuni Kelas 9B ini tidak patah semangat. Bagi dia, kegagalan tersebut justeru memotivasi dirinya untuk terus belajar dan mempersiapkan diri lebih maksimal lagi.

Peserta Lomba Bulan Bahasa dan Sastra pose bersama guru pendamping

Bulan Oktober ditetapkan sebagai Bulan Bahasa dan Sastra, merujuk pada sejarah bangsa terjadinya peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Sumpah Pemuda merupakan tonggak yang menjadikan Bangsa Indonesia menjunjung bahasa persatuan yang satu yakni Bahasa Indonesia.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru