Sabet Emas IPS Kompetisi Sains Nasional, Aaron Buktikan Kualitas Pendidikan SMPK Frater Maumere

0
598

Maumere-SuaraSikka.com: Aaron Evander Kurniawan membuktikan kualitas pendidikan SMPK Frater Maumere untuk level nasional, setelah dia berhasil menyabet emas bidang studi IPS pada lomba Kompetisi Sains Nasional (KSN) Tahun 2021.

Ini adalah satu-satunya medali emas bagi Propinsi NTT pada ajang bergengsi yang melibatkan ribuan pelajar terbaik di Indonesia, dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA.

Jawa Timur keluar sebagai juara umum KSN dengan memboyong 83 medali, terdiri dari 29 medali emas, 29 medali perak, dan 25 medali perunggu.

Prestasi Aaron — demikian dia biasa disapa — diketahui setelah Ketua Pusat Prestasi Nasional menerbitkan Surat Keputusan tentang Penetapan Pemenang KSN Tingkat Nasional Jenjang SMP/MTs.

Hasil lomba KSN diumumkan pada Jumat (12/11), setelah 735 pelajar SMP/MTs mengikuti lomba yang digelar secara virtual Senin-Selasa (8-9/11) baru-baru ini.

Aaron tercatat meraih emas kategori Best Teori bersama 10 pelajar dari berbagai daerah lainnya.

Nama Aaron berada sejajar dengan 2 pelajar DKI Jakarta, 2 pelajar Jawa Barat, 3 pelajar Jawa Tengah, dan masing-masing 1 pelajar dari Kalimantan Utara, Jawa Timur, dan Bali.

Propinsi NTT mengirim 3 pelajar terbaik bidang IPS untuk berkompetisi pada tingkat nasional. Reynard Alexander Koenunu, pelajar SMPK Sint Vianney Kabupaten TTS mendulang medali perunggu, sementara Sintia Amelia Mekeng, juga dari SMPK Frater Maumere harus puas sebagai juara harapan.

Aaron pose bersama guru pembimbing

Aaron bertarung di tingkat nasional setelah melewati tahapan lomba di tingkat kabupaten dan propinsi. Pada dua tahapan lomba sebelumnya, pelajar Kelas IX SMPK Frater itu selalu keluar sebagai yang terbaik pada bidang IPS.

Catatan prestasi Aaron dan Sintia Amelia Mekeng disambut sukacita keluarga besar komunitas pendidikan SMPK Frater Maumere. Setidaknya, kedua pelajar ini telah menjawab harapan Kepala SMPK Frater Maumere Frater Herman Yoseph BHK.

Saat dipastikan mewakili NTT pada ajang tingkat nasional Frater Herman Yoseph menaruh harapan besar agar dua pelajar ini bisa menoreh prestasi terbaik. Dia pun terus-menerus memberikan motivasi.

“Biasanya pelajar SMPK Frater hanya sampai di tingkat propinsi. Tahun ini bisa menembus tingkat nasional. Semoga mereka bisa berbuat yang terbaik,” harap Frater Herman Yoseph waktu itu.

Harapan Frater Herman Yoseph menjadi tantangan tersendiri bagi Aaron dan Amelia Mekeng. Dua pelajar ini serius konsentrasi mendalami bidang IPS Terpadu, dibenum guru pendamping Maria Octaviana dan Albertus Lidi Dong.

Aaron sejak awal percaya diri bisa meraih hasil yang tidak mengecewakan. Optimistis itu sangat beralasan karena dia mengaku sudah mempersiapkan diri secara baik.

“Saya membaca dan berupaya menguasai materi seputar IPS Terpadu dari pelbagai buku, internet, informasi televisi, dan sumber-sumber ilmiah lainnya,” ungkap dia.

Kepala SMPK Frater Maumere Frater Herman Yoseph mengapresiasi prestasi yang dicatat Aaron dan Amelia Mekeng.

Dia mengaku bangga dengan prestasi ini, karena diraih untuk pertama kalinya sejak SMPK Frater mengikuti KSN yang sebelumnya bernama Olimpiade Sains Nasional.

“Saya dan semua komponen sekolah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas prestasi Aaron. Dia telah mengharumkan nama SMPK Frater Maumere, nama Kabupaten Sikka dan NTT di tingkat nasional. Ini prestasi langka dengan mempersembahkan emas di tingkat nasional dalam ajang kompetisi yang diikuti semua siswa berprestasi dari semua propinsi di Indonesia,” katanya.

Sebagaimana yang pernah disampaikan beberapa waktu lalu, Frater Herman Yoseph memastikan sekolah akan memberikan penghargaan yang layak, tidak saja kepada pelajar peraih prestasi, tapi juga untuk guru pendamping.

Pada bagian lain, Thomas Tunga selaku staf Humas SMPK Frater Maumere mengatakan Aaron dan Amelia Mekeng berencana dalam waktu dekat ini akan bertemu Bupati Sikka dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka.

Menurut dia, pertemuan tersebut sifatnya silaturahmi, sekaligus menyampaikan hasil KSN 2021 untuk diketahui pemerintah.

Dia beralasan, Aaron dan Amelia Mekeng merupakan pelajar asal Kabupaten Sikka yang mewakili NTT dalam ajang KSN, dan berhasil mencatat prestasi yang membanggakan.

Prestasi dua pelajar ini, kata dia, bisa menjadi motivasi bagi semua pelajar di Kabupaten Sikka, dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, untuk bisa berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Sikka.

“Prestasi ini tentu tidak hanya mengharumkan nama sekolah dan yayasan, tetapi juga Kabupaten Sikka dan Propinsi Nusa Tenggara Timur. Ini ajang bergengsi di tingkat nasional. Karena itu dalam waktu dekat ini kami akan bertemu Bupati Sikka dan Kepala Dinas PKO,” ungkap dia.

KSN 2021 mengangkat tema “Talenta Sains untuk Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh”. Ajang bergengsi ini dilombakan secara berjenjang dari tingkat kabupaten, propinsi, dan nasional.

Sejak digelar awal, KSN melibatkan 228.906 pelajar di Indonesia, terdiri dari peserta didik jenjang SD/MI yang mengikuti KSN tingkat kabupaten/kota sebanyak 19.590 peserta, jenjang SMP/MTs sebanyak 57.969 peserta, dan jenjang SMA/MA sebanyak 151.347 peserta.

Pada akhirnya di tingkat nasional menyisakan 2.179 pelajar terdiri dari 544 pelajar SD/MI, 735 pelajar SMP/MTs, dan 900 pelajar SMA/MA.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini