







Maumere-SuaraSikka.com: KM Dharma Rucitra VII yang melayani pelayaran rute Surabaya-Maumere PP, benar-benar menjanjikan. Untuk sekali jalan, kapal roro ini bisa mengangkut 200 kendaraan bermotor.
Dengan kapasitas kapal panjang 142 meter dan lebar 22 meter, perusahaan pelayaran PT Dharma Lautan Utama menyiapkan dua tempat bertingkat untuk ratusan kendaraan bermotor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajer PT Dharma Lautan Utama Cabang Maumere Iwan Prasetyo menyebut Dharma Rucitra VII bisa mengangkut 45 truk ukuran besar, 50 truk ukuran sedang, dan 103 kendaraan kecil.
Kapal ini juga bisa mengangkut 190 penumpang. Para penumpang mendapatkan fasilitas tempat tidur yang aman dan nyaman.

Seremoni Adat
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo bersama Wabup Sikka Romanus Woga, Senin (10/1) pagi, menyambut kehadiran perdana Dharma Rucitra VII.
Seremoni penyambutan perdana dilakukan dengan pemberkatan secara adat, yang oleh adat budaya setempat disebut huler waer. Penyambutan perdana berlangsung di Pelabuhan Laurens Say, persis pada bagian keluar masuk kapal.

Pada momen penyambutan ini, Bupati Sikka, Wakil Bupati Sikka, Kepala Pelni dan KSOP Maumere mengalungkan selendang kepada Manajer PT DLU Maumere dan nahkoda kapal roro.
Usai itu, Bupati Sikka didampingi Sekda Sikka bersama jajaran Forkopimda berkesempatan melihat dari dekat Dharma Rucitra VII. Mereka meninjau semua fasilitas dan ruangan yang terdapat pada kapal milik PT DLU itu.
“Semua ruangan ber-AC, nyaman dan sesuai standar,” demikian tutur Iwan Prasetyo.

Rasa Memiliki
Iwan Prasetyo dengan bangga memperkenalkan Dharma Rucitra VII kepada semua pejabat termasuk wartawan.
Dia meyakinkan bahwa kapal roro ini adalah aset daerah ini, yang juga adalah aset masyarakat Kabupaten Sikka.
Tidak tanggung-tanggung dia mengajak semua warga Kabupaten Sikka untuk ikut merasa memiliki atas kapal roro tersebut.
“Saya ajak masyarakat di sini, mari ikut merawat dan mempunyai self of belonging, rasa memiliki,” ungkap dia.
Bupati Sikka menanggapi ajakan tersebut dengan antusias tinggi. Dia sependapat kapal ini menjadi aset berharga untuk membantu peningkatan perekonomian masyarakat, tidak saja di Kabupaten Sikka, tetapi masyarakat Flores pada umumnya.
“Mari kita jaga kapal ini. Perlu ada sense of belonging, sehingga pelayaran kapal ini berkelanjutan,” ajak dia.
Bupati Sikka memastikan kehadiran Dharma Rucitra VII memberikan motivasi lebih kepada daerah dan masyarakat di Flores dalam upaya peningkatan kesejahteraan.
“Kita harus tingkatkan produktifitas, tanaman juga harus banyak, ikan lebih banyak, semuanya itu demi kesejahteraan,” ujar dia.

KM Dharma Rucitra VII tiba dan bersandar di Pelabuhan Laurens Say, Senin (10/1) dinihari, setelah menempuh perjalanan 44-48 jam dari Surabaya.
Pada pelayaran perdana dari Surabaya kapal yang dinahkodai Kapten Solikin mengangkut 13 truk besar, 3 truk sedang, dan 19 mobil pribadi.
Kapal ini dijadwalkan akan bertolak ke Surabaya pada Selasa (11/1) dinihari. Saat ini manajemen kapal sedang mengatur kendaraan dan penumpang yang hendak berlayar.
Belum diketahui berapa banyak kendaraan yang akan berangkat dinihari nanti, termasuk jenis komoditi apa saja yang dibawa ke Surabaya.*** (eny)






















