
Maumere-SuaraSikka.com: Masalah sampah di Pasar Alok seakan tidak pernah selesai. Terkesan sampah pada pasar tradisionil itu sengaja dibiarkan tidak terurus.
Pantauan media ini, Rabu (12/1), terlihat sampah berceceran pada sejumlah tempat. Bahkan ada tumpukan sampah yang meluap hingga ke badan jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak terlihat fasilitas tempat pembuangan sampah. Akibatnya para pengguna pasar menginisiasi sendiri lokasi pembuangan sampah.

Sepertinya inisiatif ini tidak diikuti dengan upaya menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan pasar. Sehingga mudah terlihat sampah berserakan pada sejumlah titik.
Sampah yang berserakan di Pasar Alok, sangat variatif komponennya, baik dalam bentuk kumpulan yang kecil, maupun tumpukan yang menggunung karena sudah beberapa hari lamanya.
Kondisi sampah yang tidak terurus di Pasar Alok pada Rabu (12/1), terkesan sangat ironi sekali dengan peristiwa yang terjadi di Pasar Alok hari itu.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dengan bangga meresmikan payment cashless, sebuah model transaksi digital tanpa uang tunai.
Ketika gaya transaksi di Pasar Alok mengalami digitalisasi, ternyata kendala-kendala klasik seperti masalah sampah justeru tidak bisa diatasi.*** (eny)















