
Maumere-SuaraSikka.com: Kegiatan belajar mengajar pada SMPN 1 Paga terganggu menyusul jebolnya sebuah jembatan di Dusun Kangarusa Desa Wolowiro Kecamatan Paga.
Terganggunya KBM karena kendaraaan bermotor tidak bisa lagi melintas di atas badan jembatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Para guru dan ratusan pelajar terpaksa harus melewati sungai, kemudian berjalan kaki sekitar 50 meter menuju lokasi sekolah.
“Guru dan pelajar harus lewat sungai,” terang Camat Paga Anselmus Laka yang dihubungi per telepon, Kamis (20/1).
Selain KBM pada SMPN 1 Paga, jebolnya jembatan ini juga berdampak kepada macetnya akses menuju lokasi wisata Pantai Koka. Objek wisata ini terletak kurang lebih 1 kilometer dari jembatan yang jebol.

Camat Paga Anselmus Laka menjelaskan untuk menyiasati kondisi ini, rencananya warga masyarakat setempat akan membuat jalur alternatif.
“Mulai besok masyarakat kerja, bikin jalur alternatif,” ujar dia.

Penjabat Kepala Desa Wolowiro Yohanes Berchmans Dede menuturkan jembatan di Dusun Kangarusa jebol, Rabu (19/1), sekitar pukul 12.10 Wita.
Dia menggambarkan hujan deras akibat cuaca ekstrim membuat sungai di dusun itu meluap. Banjir yang deras mengikis salah satu ujung badan jembatan.
Dia mengaku sedang membuat laporan tertulis untuk disampaikan kepada instansi berwenang, sehingga segera dicarikan solusi.

Penjabat Kades Wolowiro menambahkan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama BPD setempat, Kepala SMPN 1 Paga, dan tokoh masyarakat, untuk menyikapi kondisi jebolnya jembatan.
“Masyarakat sepakat secara gotong-royong membuat jalan darurat untuk akses transportasi, sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah,” jelas dia.
Jembatan ini sangat strategis, karena menghubungkan SMPN 1 Paga dan aset wisata Pantai Koka.*** (eny)















