
Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo berjanji akan menertibkan pasar liar di Kabupaten Sikka.
Pasar liar yang dimaksudkan yakni pedagang ikan eceran yang berjualan di TPI Alok, dan pedagang yang berjualan pada eks Pasar Geliting dan sekitarnya hingga ke Kecamatan Kangae.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Janji Bupati Sikka ini sebagai tindak lanjut hasil pertemuan dengan perwakilan Forum Komunikasi Pedagang Pasar Kabupaten Sikka.
“Mulai besok kita akan tertibkan pedagang di TPI Alok dan eks Pasar Geliting dan sekitarnya,” ungkap Bupati Sikka di depan massa yang melakukan aksi di Kantor Bupati Sikka, Senin (31/1).

Dari tujuh poin aspirasi yang disampaikan Forum Komunikasi Pedagang Pasar, Bupati Sikka hanya sanggup mengakomodir dua tuntutan.
Dua tuntutan itu yaitu menutup semua aktifitas jual beli yang terjadi di TPI Alok serta Pasar Geliting dan sekitarnya. Sementara 5 tuntutan lainnya masih dalam kajian pemerintah.
Lima tuntutan yang masih dalam kajian yaitu menutup semua aktifitas jual beli pada Pasar Wuring, menghentikan penggunaan portal di Pasar Alok, dan memohon izin untuk tidak membayar retribusi pasar.

Selain itu peninjauan kebijakan penetapan retribusi pasar perlu melalui proses musyawarah bersama Pengurus Forum Komunikasi Pengguna Pasar, dan perlu melibatkan pengurus Forum Komunikasi Pengguna Pasar dalam tata kelola pasar secara langsung dan mendapatkan hak insentif.*** (eny)















